Jumat, 1 Agustus 2014

"Self-Censorship" kunci berinternet sehat

Kamis, 5 Juli 2012 14:48 WIB | 4.213 Views
ilustrasi Internet. (ANTARA News/Lukisatrio)
Pangkalpinang (ANTARA News) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan "self censorship" atau sensor dari diri sendiri merupakan kunci berinternet secara sehat.

"Hal tersebut karena secara teknis sulit untuk memberi filter pada segala informasi dalam dunia dalam jaringan yang begitu luas," kata Kepala Diskominfo Provinsi Bangka Belitung, Tajuddin di Pangkalpinang, Kamis.

Karena itu, kata dia, partisipasi pengguna internet sendiri dalam melakukan sensor terhadap informasi apa yang mereka dapat dari internet merupakan modal utama untuk berinternet secara sehat.

"Indonesia merupakan negara kelima pengguna internet terbesar di seluruh dunia. Hal itu menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap internet. Oleh sebab itu, internet harus digunakan dengan bijak karena tidak semua hal di dalam sana itu baik," kata dia.

Tajuddin mengatakan, ada hal yang bersifat tidak negatif dalam internet. karena itu pengguna internet tidak dapat menerima semua informasi tanpa seleksi terlebih dahulu.

"Masalahnya adalah pemerintah tidak mungkin seratus persen membuat filter atau memblok situs-situs yang tidak ada nilai positifnya seperti situs porno," kata dia.

Dengan demikian, Tajuddin meminta partisipasi para pengguna internet, khususnya para remaja untuk membentengi diri dengan sensor moral.

"Untuk lebih efektifnya, peran orang tua dan sekolah sangat diperlukan untuk memantau anak dalam berinternet, kalau perlu dampingi mereka saat mereka menjelajah internet," kata dia.

Meski demikian, Tajuddin menyatakan, intenet juga dapat memberi kontribusi positif seperti menambah wawasan guna menambah pengetahuan dan menambah jaringan pertemanan.

"Selain itu, internet dapat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian, misalnya bagi para pengusaha, internet dapat menjadi solusi praktis dan murah untuk pemasaran produknya," kata dia.
(I027/S023)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga