Jakarta (ANTARA News) - Dua stasiun Televisi Jerman, ARD dan ZDF melakukan komplain terkait pemalsuan video oleh UEFA, terkait tangisan seorang perempuan fans Jerman saat "Der Panzer" dikalahkan Italia 1-2 pada laga semi final Piala Eropa 2012.

Tangisan itu ditayangkan sesaat setelah Italia mencetak gol kedua ke gawang Jerman, padahal sang perempuan menangis pada awal laga ketika lagu kebangsaan Jerman dikumandangkan.

ARD dan ZDF sebagai stasiun televisi yang mendapat hak siar dari UEFA, menganggap video palsu itu bisa merusak reputasi mereka di mata para penonton Jerman.

"Insiden itu tidak bisa diterima," kata kepala bagian olahraga ZDF, Dieter Gruschwitz seperti dikutip Antaranews dari laman Guardian

Sementara itu UEFA mengatakan tidak ada maksud untuk membingungkan penonton. Mereka mengaku telah menggunakan kode replay sebelum dan sesudah tangisan itu ditayangkan.

Pemalsuan tayang oleh UEFA itu terungkap ketika perempuan fans tersebut memperoleh sms dan pesan facebook dari teman-temannya yang kebingungan. Perempuan tersebut diketahui berasal dari Dusseldorf dan bernama Andrea. (lod)