Minggu, 26 Oktober 2014

Menlu Hillary akan kunjungi Laos

| 1.809 Views
id menlu amerika, hillary clinton, kunjungan
Menlu Hillary akan kunjungi Laos
Menlu AS Hillary Clinton (FOTO REUTERS/Shannon Stapleton)
mengunjungi Prancis, Jepang, Mogolia, Vietnam, Laos, Kamboja, Mesir, dan Israel.
Washington (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton akan merupakan diplomat penting pertama AS mengunjungi Laos dalam 57 tahun, sebagai bagian dari lawatan delapan negara termasuk Mesir dan Israel, kata Deplu Amerika, Kamis.

"Hillary akan mengunjungi Prancis, Jepang, Mogolia, Vietnam, Laos, Kamboja, Mesir, dan Israel. Berangkat dari Washington 5 Juli," kata satu pernyataan dari juru bicara Deplu Victoria Nuland menjelang keberangkatan mereka.

Hillary secara resmi diundang ke Laos oleh Menlu Thongloun Sisoulith tahun 2010 ketika ia melakukan kunjungan pertama ke Washington.

Hubungan AS dengan Laos, kendatipun tidak pernah putus, lama tegang, akibat tindakannya terhadap suku bukit Hmong yang membantu pasukan AS dalam Perang Vietnam, tetapi tidak jelas berapa jumlah pasukan AS yang hilang dalam perang itu.

Tetapi AS menjalin hubungan perdagangan dengan Laos tahun 2004 dan belum lama ini berusaha membantu membersihkan ranjau-ranjau yang terus menimbulkan korban sipil.

Pasukan AS menjatuhkan jutaan bom di negara itu untuk memutuskan jalur pasokan Vietnam Utara, yang menurut survei tahun 2010 menewaskan atau mencederai sekitar 50.000 orang di Laos.

Para pengamat mengatakan kunjungan Hillary ke Laos mungkin akan dipusatkan pada Inisiatif Meekong Hulu AS serta usaha-usaha untuk memerangi perdagangan narkoba. Perundingan itu juga mungkin dipusatkan bagi masuknya Laos dalam Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Kunjungannya ke Laos adalah bagian bagian dari lawatan Asianya di mana ia juga akan ke Jepang, Mongolia, dan Vietnam menjelang perundingan di Kamboja dengan ASEAN dan negara-negara regional termasuk China.

Dalam perjalanan pulang dari Asia, Hillary akan melakukan kunjungan dua hari di Mesir sekutu utama AS di Timur Tengah. Ini jadi kunjungan pertamanya sejak Presiden Mohamed Moursi menjadi pemimpin Islam pertama yang menang pemilu presiden di Mesir.

Kunjungan terakhir ke Mesir dilakukan Maret 2011, di mana ia mengunjungi Taman Tahrir setelah aksi protes yang menggulingkan Presiden Hosni Mubarak.

Hillary mengakhiri lawatannya dengan singgah selama dua hari 16-17 Juli di Israel," di mana ia akan bertemu dengan para pemimpin Israel utuk membicarakan usaha-usaha perdamaian dan serangkaian masalah regional dan bilateral mengenai kepentingan bersama," kata pernyataan Nuland.

Itu merupakan kunjungan pertama Hillary ke Israel dalam hampir dua tahun sejak September 2010. Ia juga akan mengunjungi Prancis pada hari Kamis untuk menghadiri perundingan yang diboikot Rusia dan China tentang bagaimana menghentikan konflik 16 bulan di Suriah.

Pertemuan "Sahabat-Sahabat Suriah" hari Jumat bertujuan untuk mengkoordinasikan usaha-usaha meghentikan aksi kekerasan di negara itu.

Ketika berada di Paris, Hillary juga akan bertemu dengan Presiden Palestina Mahmud Abbas untuk membicarakan usaha-usaha membangun kepercayaan dengan Israel setelah satu pertukaran surat antara Abbas dan PM Israel Benjamin Netanyahu, kata Deplu.
(H-RN)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga