Senin, 28 Juli 2014

Pengamat: kualitas air di Medan utara buruk

Jumat, 6 Juli 2012 19:50 WIB | 6.277 Views
Medan (ANTARA News) - Pengamat lingkungan dari Universitas Sumatera Utara Jaya Arjuna menilai kualitas air yang digunakan masyarakat di utara Kota Medan buruk dan tidak memenuhi standar baku mutu air minum dalam kesehatan.

"Sebagian besar air baku yang dikonsumsi masyarakat di Medan utara sudah tercemar limbah industri," katanya di Medan, Jumat.

Berdasarkan hasil penelitian, lanjut dia, banyak perusahaan industri dan kegiatan usaha di Medan utara selama ini membuang limbah cair ke sungai dan parit.

Daerah aliran sungai di Medan utara yang dipastikan telah tercemar limbah industri dan rumah tangga, yaitu Sungai Deli, Sungai Bedera, dan Sungai Belawan.

Sementara air baku yang dikonsumsi masyarakat di wilayah itu dominan bersumber dari air sungai yang telah tercemar limbah.

"Hingga kini masih banyak pabrik di Medan utara yang belum memiliki IPAL (instalasi pengolah air limbah)," paparnya.

Menurut Jaya, kasus pencemaran daerah aliran sungai di utara Ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu harus segera diatasi oleh instansi pemerintah terkait dengan menggunakan instrumen peraturan dan undang-undang yang berlaku.

Penegakan hukum terhadap setiap perusak lingkungan tersebut merupakan solusi tepat untuk meminimalisir kasus pencemaran lingkungan di wilayah itu.

"Penegakan hukum secara tegas terhadap perusak lingkungan juga merupakan solusi untuk mengurangi jumlah masyarakat yang terkena penyakit akibat mengonsumsi air yang sudah tercemar limbah," ujarnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, menurut Jaya, Pemerintah Kota Medan perlu segera menata sistem sanitasi di pemukiman padat penduduk di wilayah utara kota itu.

Penataan sistem sanitasi yang efektif diterapkan saat ini adalah menggunakan sistem komunal, sehingga semua tinja tersentralisasi pada satu tempat.

(ANT-197)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga