Rabu, 30 Juli 2014

Medali Kemerdekaan AS untuk Mohammad Ali

Jumat, 6 Juli 2012 19:50 WIB | 3.113 Views
Medali Kemerdekaan AS untuk Mohammad Ali
Mohammad Ali.
Philadelphia (ANTARA News/AFP) - Legenda hidup tinju dunia, Mohammad Ali, akan menerima Medali Kemerdekaan 2012 dari Pusat Konstitusi Nasional Amerika Serikat (AS), yakni pemberian penghargaan tahunan yang dilakukan untuk menghormati juara kebebasan.

Mantan juara kelas berat berusia 70 tahun itu sempat kehilangan gelar dan hak untuk bertinju karena menolak bergabung dengan angkatan bersenjata AS ke Perang Vietnam pada 1967.

Mahkamah Agung AS membatalkan keputusan itu pada 1971, dan menyatakan penolakannya berakar dari keyakinan agama Islamnya yang anti-perang, dan Ali kembali merebut mahkotanya sebelum mengundurkan diri dari ring tinju pada 1981.

Ali, yang memenangi medali emas Olimpiade untuk cabang tinju pada 1960 di Roma, Italia, akan menerima Medali Kemerdekaan 2012 pada upacara di Independence Mall di Philadelphia.

"Ali mewujudkan semangat Medali Kemerdekaan dengan merangkul cita-cita konstitusi - kebebasan, pemerintahan mandiri, kesetaraan, dan pemberdayaan - dan membantu menyebarkannya ke seluruh dunia," kata mantan Presiden AS, Bill Clinton, selaku Ketua Pusat Konstitusi Nasional.

Sejak karir bertinjunya berakhir, Ali bekerja untuk hak-hak sipil dan pemahaman lintas kebudayaan, serta terlibat dalam misi-misi kemanusiaan di negara-negara seperti Libanon, Kuba, Afghanistan, Iran, Afrika Selatan, Irak, dan Korea Utara.

"Untuk lebih dari setengah abad, Ali telah berkomitmen untuk berjuang demi perdamaian, keadilan, dan hak-hak sipil untuk semua dalam semangat penghargaan ini," kata walikota Philadelphia, Michael Nutter.

Medali ini, yang pertama kali dianugerahkan pada 1989, telah diberikan ke beberapa sosok, seperti mantan Presiden AS, Bill Clinton dan Jimmy Carter, musisi rock Bono, mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, sutradara film Steven Spielberg, dan mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair.
(Uu.H-RF/I015)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga