Kamis, 2 Oktober 2014

Tjipta Lesmana kritik media dalam Pilkada DKI

Jumat, 6 Juli 2012 17:02 WIB | 3.339 Views
Tjipta Lesmana kritik media dalam Pilkada DKI
Pengamat politik, Tjipta Lesmana (kiri). (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)
Rakyat harus diberikan penerangan yang benar oleh media. Beri penerangan yang benar kepada masyarakat,"
Jakarta (ANTARA News) - Pengamat komunikasi politik Tjipta Lesmana mengkritik pemberitaan media massa dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI karena kurang memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat mengenai kinerja calon gubernur.

"Rakyat harus diberikan penerangan yang benar oleh media. Beri penerangan yang benar kepada masyarakat," ujar pengamat dari Universitas Pelita Harapan tersebut dalam diskusi "Memilih Gubernur DKI Jakarta Dengan Akal Sehat" di Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan mayoritas rakyat Jakarta menginginkan adanya perubahan. Namun sebagian media, tidak memberi penerangan yang benar.

Oleh karena itu, lanjutnya, media hendaklah berpijak pada kebenaran dan keadilan.

"Dimana kebenaran dan keadilan diinjak-injak, maka di situ media harus berpihak pada kebenaran dan keadilan," tambahnya.

Tjipta mengharapkan media harus memberikan penerangan yang benar dan objektif.

"Saya kira selama dua minggu kampanya, media sudah tahu mana yang benar, mana yang gagal dan lainnya," tambahnya.

Tjipta mengatakan dalam Pilkada DKI 2012, tidak mungkin akan bersih dari politik uang. Menurutnya, masyarakat saat ini sedang `sakit`, jadi meskipun kandidat tersebut gagal tetap dipilih.

"Jadi, media berperan besar untuk memberi penerangan."

Pada Pilkada mendatang, Tjipta memprediksi yang akan menang adalah pasangan Foke-Nachrowi Ramli. Meskipun demikian, Pilkada akan berlangsung dua putaran.

Pilkada DKI Jakarta akan dilangsungkan 11 Juli. Pilkada tersebut diikuti enam pasangan calon yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Alex Noerdin-Nono Sampono, Jokowi-Basuki Tjahaja, Hidayat Nurwahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin dan Herdarji Supanji-Riza Patria.
(I025/U002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga