Selasa, 16 September 2014

AAUI: pembatasan DP picu asuransi syariah berkembang

Jumat, 6 Juli 2012 18:26 WIB | 1.914 Views
Jakarta (ANTARA News) - Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menilai, penerapan pembatasan uang muka atau "down payment" (DP) untuk kredit kendaraan bermotor memicu industri asuransi berbasis syariah berkembang.

"Pada saat awal penerapan pembatasan uang muka untuk kendaraan, pembiayaan kendaraan terkena imbas. Namun, hal itu mendorong pembiayaan konvensional akan beralih ke syariah sehingga akan berdampak juga pada asuransinya," ujar Direktur Eksekutif AAUI Julian Noor di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan, berlakunya DP bagi kendaraan bermotor itu cukup memberi imbas pada industri pembiayaan konvensional maka kondisi itu akan membuat peralihan ke syraiah cukup kuat.

"Kalau di syariah itu tidak ada batasan DP, kondisi itu dapat membuat industri pembiayaan syariah berkembang dan otomatis akan meningkatkan pertumbuhan asuransinya," ujar dia.

Ia memperkirakan, industri asuransi umum syariah pada kuartal ketiga akan tumbuh cepat, apalagi pada kuartal itu ada Hari Raya Lebaran.

"Di kuartal ke tiga ada lebaran, tradisi orang Indonesia biasanya akan membeli kendaraan, masyarakat akan mencari DP yang murah dan itu ada di syariah, maka asuransi syariah akan terkena imbasnya," katanya.

Julian menambahkan, pada kuartal ke empat diperkirakan juga mengalami pertumbuhan, hal itu terealisasi dari DP yang tertunda pada saat kebijakan pendapatan DP diberlakukan.

Selain itu, lanjut dia, pada kuartal ke empat akan diselenggarakan "Indonesian Motor Show". Secara tradisi, saat acara itu berlangsung akan ada peningkatan pembelian kendaraan maka otomatis akan berdampak pada asuransi kendaraan bermotornya.

"Dalam komponen DP ada komponen asuransinya, itu bagian dari manajemen risiko multifinance-nya maka dengan meningkatnya jumlah kendaraan baru, akan ada peningkatan di industri asuransinya," katanya.
(KR-ZMF/S025)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca