Denpasar (ANTARA News) - Tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Polda Bali memeriksa dua orang saksi terkait delapan wisatawan asing yang sempat hilang saat menyelam, walaupun akhirnya diselamatkan awak kapal pencari ikan, Kamis (5/7) malam.

Nakhoda KM Sumber Laut I, Sismono, dan nakhoda kapal "My Darling", yang membawa wisatawan tersebut ke Nusa Lembongan, diperiksa di Mapolda Bali, Jumat.

Sismono mengatakan, dirinya pertama kali menemukan delapan wisatawan tersebut di posisi LS 52.00, BT 115.22.00, 11 mil arah selatan dari Mangrove Nusa Penida.

"Kami baru balik dari Flores dan berencana pulang ke Pelabuhan Benoa. Dalam perjalanan, kami melihat ada lampu menyerupai senter di tengah laut," katanya kepada penyidik Polda Bali.

Sismono menjelaskan, awalnya dirinya beserta awak kapal lainnya mengira lampu tersebut adalah jaring nelayan, tetapi setelah mendekat, ada suara manusia minta tolong.

"Kami langsung melakukan pertolongan dengan memberikan pelampung, kemudian menarik semua korban ke kapal. Kelihatannya mereka syok," paparnya.

Dia menuturkan, setelah berada di dalam kapal, para awak memberi minuman dan membuatkan mie instan untuk para wisatawan tersebut.

Beruntung, tambah Siswono, di antara mereka ada yang masih ingat nomor telepon hotel tempat para turis itu menginap.

Akhirnya salah seorang pelancong pun meminjam telepon kepada salah satu ABK untuk memberi kabar bahwa mereka dalam kondisi selamat. (ANT)