Rabu, 3 September 2014

Kaltim andalkan ekspor kelJepang

Sabtu, 7 Juli 2012 10:22 WIB | 2.353 Views
Samarinda (ANTARA News)- Jepang menjadi tujuan ekspor tertinggi bagi Provinsi Kaltim dari puluhan negara tujuan ekspor periode Januari - April 2012, yakni mencapai 30,20 persen dari total sejumlah komoditi yang dieskpor dengan nilai 11,7 miliar dolar AS

"Dari total ekspor Kaltim yang sebesar 11,7 miliar dolar itu, nilai yang diekspor ke Jepang mencapai 3,527 miliar dolar baik berupa komoditi minyak dan gas (migas) maupun non migas," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Johni Anwar di Samarinda, Sabtu.

Untuk komoditi migas yang diekspor Kaltim ke Jepang dalam periode Januari - April itu nilainya mencapai 2,757 miliar dolar, sedangkan ekspor non migas nilianya sebesar 769 juta dolar.

Dia merinci, untuk mkomoditi migas yang diekspor termasuk bahan bakar mineral dengan nilai total mencapai 11,1 miliar dolar.

Jika dirinci per bulan, maka ekspor bahan bakar mineral pada Januari 2012 sebesar 2,6 milir dolar, Februari sebesar 2,5 miliar dolar, Maret sebesar 3 miliar dolar, dan ekspor pada April senilai 3 milair dolar.

Selanjutnya eskpor untuk komoditi lemak dan minyak hewani atau nabati hingga April senilai 153 juta dolar, ekspor kayu dan barang-barang dari kayu sebesar 137 dolar, dan untuk ekspor bahan kimia anorganik sebesar 106 juta dolar.

Menempati posisi kedua negara tujuan ekspor dari Kaltim adalah Republik Korea dengan nilai 2,1 miliar dolar, atau sebesar 17,16 persen. Rinciannya adalah, ekspor migas sebesar 1,3 miliar dolar dan eskpor non migas sebesar 773 juta dolar.

Sedangkan berada di peringkat ketiga negara tujuan ekspor adalah China dengan nilai 1,685 miliar dolar, dengan rincian ekspor migas sebesar 5,15 juta dolar dan ekspor non migas senilai 1,68 miliar dolar.

Posisi keempat ditempati Taiwan dengan total 1,28 miliar dolar. Rinciannyadalah ekspor migas sebesar 719 juta dolar dan ekspor non migas sebesar 560 juta dolar.

Sedangkan posisi kelima negara tujuan nonekspor adalah India. Walaupun negara ini tidak mengimpor migas dari Kaltim, namun komoditi non migas yang dieskpor mencapai 1,12 miliar dolar, meliputi bahan kimia organik, pupuk, barang olahan dari kayu, dan bahan kimia anorganik.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga