Kupang (ANTARA News) - Ribuan hektar tanaman rumput laut di Desa Tablolong Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur terserang hama ais-ais. Akibatnya, produktivitas para petani menurun drastis.

"Sudah dua tahun ini kami mengalami kerugian karena hasil panen kita menurun," kata seorang petani rumput laut, Umar Saleh di Tablolong, Sabtu.

Dia mengatakan, sejak terserang hama ais-ais yang mengenai kulit tanaman rumput laut berupa bintik-bintik putih tersebut, rumput laut menjadi tidak sehat dan mudah patah.

"Hal tersebut, akhirnya berdampak kepada tidak bertahannya rumput laut yang sudah ditebar dan bertumbuh hingga panen. Akhirnya saat panen, hasilnya berkurang," kata Umar.

Dia menyebutkan, sejak musibah tersebut, para petani yang biasanya memanen hasil 1 ton dari jumlah 42 ikatan tali yang dipasang, menurun drastis menjadi hanya 200 kilogram.

Pemerintah Kabupaten Kupang, diharap bisa memberikan perhatian, dengan menerjunkan para pendamping yang bisa mengatasi persoalan yang sedang dialami petani rumput laut di daerah tersebut.

Tercatat ada sejumlah titik kawasan laut yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjadikannya sebagai lahan budidaya rumput laut, di antaranya perairan di pesisir Desa Tablolong Kecamatan Kupang Barat serta di perairan laut pesisir Desa Uiboa Kecamatan Semau Selatan Kabupaten Kupang.
(ANT)