Sabtu, 30 Agustus 2014

Sekolah di Ambon tak bisa tampung siswa baru

Sabtu, 7 Juli 2012 14:20 WIB | 3.389 Views
Ambon (ANTARA News) - Dinas Pendidikan Ambon akan mengevaluasi penerimaan siswa baru tahun ajaran 2012/2013 karena ada beberapa sekolah tidak bisa lagi menerima peserta didik.

"Setelah dilakukan seleksi penerimaan siswa baru pada 3 Juli 2012, kami mengevaluasi laporan sekolah terkait penyaluran siswa sesuai kebutuhan," kata Kepala Dinas Pendidikan Ambon Benny Kainama, Sabtu.

Ia mengatakan, laporan yang diterima pihaknya, beberapa sekolah di Ambon tidak dapat menerima siswa baru karena keterbatasan kapasitas.

"Keluhan yang kami terima dari orang tua siswa beberapa sekolah unggulan di Ambon seperti SMAN 1 dan 2 serta SMPN 4 dan 6 tidak dapat menerima calon siswa baru. Kami berharap Senin (9/7) penyaluran siswa baru tuntas" katanya.

Dalam penerimaan siswa baru, kata Benny, pihaknya menerapkan sistem rayon untuk meminimalkan penerimaan siswa baru di sekolah unggulan.

"Sistem ini dilakukan agar siswa yang bertempat tinggal jauh dari pusat kota, melamar di sekolah yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggalnya," ujarnya.

Ia menjelaskan, petunjuk teknis yang dikeluarkan Dinas Pendidikan bahwa sekolah wajib membuat pernyataan untuk tidak menerima siswa baru melebihi daya tampung.

"Sekolah harus objektif dalam menerima siswa baru. Proses ini juga harus melalui tes penerimaan agar tidak terjadi penumpukan siswa pada sekolah tertentu," katanya.

Dalam petunjuk teknis itu, lanjut Benny, pihaknya juga mengawasi proses pembayaran administrasi penerimaan siswa baru.

"Kami hanya mengatur biaya administrasi siswa, tetapi kami akan mengawasi biaya lain untuk mengantisipasi pungutan liar yang dilakukan pihak sekolah," ujar Benny.

Ia menambahkan, dalam proses penerimaan siswa baru, pihak sekolah harus memperhatikan kapasitas ruangan belajar siswa agar kualitas pendidikan bisa ditingkatkan.

"Selain ruangan belajar, hal lain yang harus diperhatikan adalah jumlah guru dan fasilitas sekolah seperti ruang labolatorium dan perpustakaan, karena berdampak terhadap kualitas pendidikan," ujarnya.

(KR-IVA/E005)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca