Rabu, 17 September 2014

Pemprov DKI diminta optimalkan potensi daerah

Sabtu, 7 Juli 2012 19:21 WIB | 2.085 Views
Pemprov DKI diminta optimalkan potensi daerah
KH. Hasyim Muzadi ( FOTO ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Mantan Ketua Umum PB NU Hasyim Muzadi yang juga menjabat Sekjen Internasional Conference of Islamic Scholars ( ICIS ) mengharapkan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki Pemprov DKI, untuk memajukan Kota Jakarta.

"Optimalkan kompetensi diri, maksimalkan potensi yang Pemprov DKI punya untuk mengatasi masalah banjir, kemacetan lalu lintas dan urbanisasi di Jakarta," kata Hasyim menjawab pertanyaan pers di Pondok Pesantren Al Hikam, Depok, Jabar, Sabtu.

Dalam keterangan tertulisnya, Hasyim mengingatkan, semua permasalahan di kota Jakarta, bukan hanya domain atau wewenang Pemprov DKI semata, tertapi butuh dukungan semua pihak termasuk pemerintah pusat untuk membenahi segala persoalan.

Dia mencontohkan, apapun yang dilakukan Pemprov DKI untuk mengatasi macet, tak akan ada artinya bila setiap hari populasi kendaraan di Jakarta terus bertambah.

Mengenai kinerja Fauzi Bowo selama menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2007--2012, Hasyim menilai kerja Fauzi tergolong baik.  "Berhasil itu relatif, pejabat tidak korupsi saja itu sudah bagus," ujarnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Ketua Aisyiyah DKI Jakarta Maisaroh Ali, menunjukkan komitmennya mendukung pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, untuk memenangkan Pilkada DKI Jakarta, 11 Juli mendatang. Menurutnya, apa yang sudah dikerjakan Fauzi Bowo selama menjabat Gubernur DKI Jakarta, dapat dikategorikan berhasil.

"Banyak hal positif yang sudah ditunjukkan Pak Fauzi Bowo, misalnya soal banjir, meskipun belum semua daerah bebas banjir, namun pelan tapi pasti, wilayah Jakarta akan bebas banjir, “ ujar wanita yang aktif dalam kegiatan pemberdayaan perempuan itu.

Maisaroh juga menyatakan, masalah kemacetan lalu lintas tidak bisa ditimpakan ke pundak Fauzi Bowo seorang. Karena nyatanya, Kota Jakarta banyak dikunjungi warga dari daerah lain, yang menyebabkan padatnya kendaraan di kota Jakarta.

Faktor keberhasilan Fauzi Bowo, kata Maisaroh, dapat dilihat pada aspek pendidikan, dimana Pemprov DKI telah berhasil menerapkan program wajib belajar 9 tahun, dan mulai tahun ajaran 2012/2013 Pemprov DKI bahkan mulai menjalankan program wajib belajar 12 tahun.

Maisaroh berharap di bawah kepemimpinan Fauzi Bowo, setiap elemen masyarakat Jakarta dari segala golongan dan agama, harus bekerjasama memajukan kota Jakarta. "Elemen masyarakat Jakarta harus bekerjasama, untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama di Jakarta," kata Maisaroh.

Dirinya juga menerangkan, selama ini banyak program kerja Aisyiyah yang dibantu Pemprov DKI, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan, sebagai langkah untuk mengentaskan kemiskinan. Pemberdayaan terhadap perempuan ia nilai penting, agar perempuan dapat memiliki penghasilan sendiri.(*)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga