Los Angeles (ANTARA News) - Bintang Pop Justin Bieber, Jumat, mengaku dikejar paparazi saat diberhentikan oleh polisi karena memacu mobil sport ramah lingkungannya di atas batas kecepatan yang diizinkan sepanjang jalan bebas hambatan Los Angeles.

Penyanyi berusia 18 tahun itu tengah mengendarai Fisker Karma-nya, mobil listrik mewah terbuka, di barat kota Los Angeles, ketika dia dihentikan oleh petugas Patroli Jalan Raya California sekitar pukul 10.45 pagi waktu setempat, lapor Reuters.

Penyanyi kelahiran Kanada itu kemudian memberitahu petugas bahwa dia sedang dikejar paparazzi, tetapi mobil kedua berkecepatan tinggi yang dilihat polisi mengejar mobil penyanyi itu lolos dari kejaran polisi, kata jurubicara Patroli Jalan Raya.

Bieber, yang oleh polisi digambarkan sebagai sopan dan kooperatif ketika ditangkap, memperoleh surat tilang karena mengemudi melebihi kecepatan yang diijinkan, kata juru bicara CHP Saul Gomez. Dia mengemudi dengan kecepatan 80 mil per jam di zona dengan kecepatan maksimal 65 mil per jam.

Tetapi seorang dewan penasihat kota Los Angeles yang juga mengemudi di zona yang sama mengatakan bahwa Fisker Karma itu meraung melewatinya dengan kecepatan paling tidak 100 mil per jam sambil berpindah-pindah jalur dengan tanpa aturan, sementara lima atau enam mobil lain tampak mengikutinya.

"Dia mengemudi dengan ceroboh dan sembrono," kata Dennis Zine.

"Hanya karena dia seorang selebriti tidak berarti dia bisa membahayakan orang lain," kata Zine, seorang veteran berusia 40 tahun dari Departemen Polisi Los Angeles yang masih terdaftar sebagai petugas LAPD.

Baik manajer Bieber, Scooter Braun, maupun juru bicaranya Melissa Victor, dapat dihubungi untuk berkomentar. Tetapi Braun seperti dikutip oleh situs berita selebritas TMZ menyebut Zine sebagai "anggota dewan penasihat yang mencari publisitas".

Juru bicara Patroli Jalan Raya Gomez mengatakan bahwa polisi masih menyelidiki kejadian itu. "Kami berusaha untuk memperoleh informasi mengenai paparazzi jadi kita bisa memeriksa pelanggaran-pelanggaran lain yang terjadi sebagai hasil dari tindakan mereka," katanya.

Bieber, yang berusaha untuk mempertahankan citra yang sangat bersih, mempunyai sejarah dengan paparazzi sebelumnya.

Pada Mei, Departemen Sherif Los Angeles menyelidiki sebuah pengaduan yang menyebutkan bahwa penyanyi remaja itu menghajar seorang pria --yang diidentifikasi oleh TMZ sebagai fotografer selebriti-- yang mengambil foto Bieber di sebuah pusat perbelanjaan. (G003/A023)