Jakarta (ANTARA News) - Lagu-lagu penyanyi kenamaan asal Betawi, Benyamin Sueb, mengalun merdu dengan iringan musik keroncong Tugu dalam sebuah acara festival di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu siang.

Bunyi harmonis tiupan seruling; petikan gitar, biola, mandolin dan cello; serta tabuhan rebana dan triangle; mengiringi perempuan penyanyi dari kelompok Keroncong Tugu melantunkan lagu "Jali Jali", "Ondel Ondel", "Minta Kawin" dan beberapa lagu lain yang dipopulerkan oleh Benyamin.

Selain lagu-lagu Benyamin, kelompok musik dari kawasan Tugu, Jakarta Utara, itu juga memainkan lagu-lagu asal Betawi lainnya, menemani pengunjung acara festival menikmati sajian budaya dan kuliner khas Betawi.

Pengunjung bisa menyaksikan tarian ondel-ondel, delman hias, dan pencak silat, sambil menikmati aneka makanan khas Betawi seperti Kerak telor, es doger, toge goreng, roti buaya, kue cubit, kue atek, kembang goyang, soto Betawi, es podeng, kue pepek, dan kue cucur.

Budaya khas Betawi lain seperti Tanjidor, rebana hadroh, rebana ketimpring, tari sirih kuning, tari nandak ganjen, dan tari topeng, juga ditampilkan dalam acara yang diselenggarakan oleh pengusaha Gunaevy Hassim Dajajsasmita untuk mendukung upaya pelestarian budaya Betawi itu

"Saya hidup di lingkungan Betawi. Pada kesempatan ini saya ingin mempopulerkan lagi budaya-budaya Betawi yang sudah jarang ditampilkan," katanya.

Pemerhati budaya Betawi, Adem Abdulrahman, mengatakan peran serta warga penting untuk mendukung pelestarian budaya Betawi.

"Kebaya sutra jaitan mesin. Abis dipake taroh dipeti. Budaya kite kudu dilestariin, kalau bukan kite siape lagi," demikian Adem mengungkapkan pernyataannya dengan sebuah pantun.

Budayawan Jawa Barat, Dasep Arifin, juga gembira melihat perkembangan upaya pelestarian budaya Betawi yang belakangan makin bagus.

"Budaya Betawi bagus sekali perkembangannya. Kesenian Betawi bukan lagi sebatas art tapi sudah menjadi industri budaya. Lihatlah ondel-ondel dari yang segede gajah sampai segede jempol ada, itu kreatif," kata dia.

Ia mengatakan, pemerintah seharusnya memberikan lebih banyak dukungan untuk meningkatkan upaya pelestarian budaya.

(ans)