Jumat, 19 September 2014

Kemenkes waspadai penyakit anak di Kamboja

Senin, 9 Juli 2012 12:17 WIB | 2.480 Views
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Kesehatan ikut mewaspadai dan berkoordinasi dengan badan PBB untuk kesehatan dunia (WHO) terkait penyakit "misterius" yang menyerang anak-anak di Kamboja.

Penyakit itu telah menewaskan setidaknya 50 anak.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama dalam pernyataannya di Jakarta, Senin, mengatakan Depkes melakukan komunikasi intensif dengan WHO dan Kementerian Kesehatan Kamboja mengenai penyakit tersebut, gejala-gejala yang muncul serta kemungkinan menyebar ke negara lain.

"Hingga saat ini, belum semua data terkumpul oleh Kemenkes Kamboja dan WHO sehingga masih digunakan istilah undiagnosed syndrome dan neuro-respiratory syndrome," kata Tjandra.

Sejak bulan April, Kemenkes Kamboja mencatat jumlah kasus sebanyak 59 anak dengan usia berkisar antara 3 bulan-11 tahun dengan 52 anak diantaranya berumur dibawah 5 tahun.

"Sampel laboratorium tidak semua ada karena sebagian besar kasus meninggal sebelum sempat diperiksa dan dari kasus yang diperiksa, sebagian positif Enterovirus EV-71," kata Tjandra.

Sedangkan pada sebagian kasus lain ditemukan Dengue dan Streptococcus Suis, semua sampel negatif H5N1 (flu burung) dan juga negatif terinfeksi virus influenza, SARS dan Nipah.

Meskipun demikian, WHO belum mengeluarkan restriksi transportasi (travel warning) dari dan ke Kamboja.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan terkait kasus itu menyatakan akan terus melakukan pemantauan untuk kasus serupa di tanah air.

"Saya telah membuat surat edaran ke seluruh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) seluruh Indonesia untuk terus memantau perkembangan situasi yang ada," kata Tjandra.
(ANT)

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga