Sabtu, 23 Agustus 2014

16 tewas akibat udara dingin di Santiago

Senin, 9 Juli 2012 12:02 WIB | 3.234 Views
Santiago (ANTARA News/Xinhua-OANA) - Temperatur membeku di Ibu Kota Chile, Santiago, merenggut nyawa lagi pada Ahad (8/7), sehingga jumlah korban jiwa yang berkaitan dengan udara dingin jadi 16.

Korban pertama pada hari Ahad meninggal pada pukul 01.00 waktu setempat di Jalan La Paz, daerah pusat kota, dan korban kedua tewas sekitar waktu yang sama sekitar lima blok dari istana pemerintah La Moneda, demikian kata para pejabat.

Korban kedua adalah seorang pria yang berusia 50 tahun yang ditemukan di bawah pohon, di tenda sementara yang memiliki atap dan kasur.

Temperatur paling rendah sejauh ini tercatat di Chile -6,1 derajat Celsius (21 derajat F), demikian laporan Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Senin.

Pemerintah telah membuka 73 tempat penampungan sementara di seluruh negeri tersebut untuk tuna wisma --yang tidur di jalan, dan juga menyiapkan nomor telepon bebas biaya yang dapat digunakan orang untuk memberitahu petugas di tempat penampungan tuna wisma, sehingga petugas dapat menjemput mereka.

Menurut jumlah resmi, sebanyak 12.550 orang Chile tak mempunyai rumah, 765 di antara mereka di bawah umur.
(C003)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga