Minggu, 26 Oktober 2014

Indofood-Asahi akan bangun pabrik minuman

| 5.866 Views
id indofood-asahi, pabrik minuman, pabrik baru
Pertumbuhannya mencapai dua digit dalam lima tahun terakhir
Bintan (ANTARA News) - PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan Asahi Group akan membangun pabrik minuman non-alkohol dan memasarkannya di Indonesia dengan investasi awal sebesar Rp1,8 triliun sampai Rp2 triliun.

"Pembangunan pabrik dan distribusi akan dilakukan dalam 24 bulan," kata Presdir/CEO ICBP Anthoni Salim usai penandatangan kesepakatan kerja sama dengan Asahi Group Holdings Southeast Asia Pte Ltd (AGHSEA) di Bintan, Kepulauan Riau, Senin.

Dalam kerjasama itu ICBP dan AGHSEA membentuk dua perusahaan patungan yaitu PT Asahi Indofood Beverage Makmur yang mengoperasikan pabrik dan PT Indofood Asahi Sukses Beverage sebagai pemasar dan pendistribusi.

Pada PT Asahi Indofood Beverage Makmur, ICBP hanya menguasai 49 persen saham, sementara di Indofood Asahi Sukses Beverage menguasai 51 persen saham.

Dana untuk membiayai investasi tersebut, menurut Direktur ICBP Thomas Tjhie, masih belum ditentukan. "Kuartal pertama ICBP memiliki uang tunai Rp5 triliun. Kami akan lihat apa 100 persen tunai untuk investasi atau 50:50, belum diputuskan sekarang," ujarnya.

Anthoni Salim mengatakan sebagian besar investasi atau sekitar 60-70 persen akan dimanfaatkan untuk pembangunan pabrik dan sisanya 30 persen untuk membangun jaringan pemasaran distribusi.

"Potensi pasar minuman di Indonesia sangat besar. Pertumbuhannya mencapai dua digit dalam lima tahun terakhir," katanya.

Hal itu pula yang diakui Presiden Asahi Group Holdings Ltd Naoki Izumiya. Menurut dia, pasar minuman Indonesia yang mencapai sekitar 400 miliar yen pada 2011 menarik minatnya untuk investasi di Indonesia, meskipun Asahi sudah memiliki pabrik Malaysia.

"Kami akan masuk ke pasar air mineral dan teh, serta mempertimbangkan untuk memperluas ke produk-produk lainnya," ujarnya.

Apalagi Asahi, kata dia, telah mengakuisisi perusahaan minuman Calpico yang sudah lebih dulu ada di Indonesia, sehingga tidak tertutup kemungkinan pihaknya juga memproduksi dan memasarkan minuman tersebut di Indonesia.

(R016)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga