Kamis, 23 Oktober 2014

Presiden akan lantik perwira TNI-Polri

| 2.754 Views
id perwira tni-polri, pelantikan tni-polri, presiden yudhoyono
Presiden akan lantik perwira TNI-Polri
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (ANTARA)
Magelang (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan melantik para perwira TNI-Polri pada Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri di Akademi Militer Magelang, 12 Juli 2012.

Komandan Jenderal Akademi TNI Marsekal Muda TNI Sru A Andreas di Magelang, Senin, mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan bertindak sebagai inspektur upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri tersebut.

Ia menyebutkan, jumlah calon perwira remaja TNI dan Polri yang akan dilantik sebanyak 836 orang, terdiri atas 302 taruna Akmil, 95 taruna AAL, dan 124 taruna AAU serta 315 taruna Akpol (273 taruna dan 42 taruni).

Andreas menuturkan para calon perwira TNI dan Polri itu telah dinyatakan lulus setelah menempuh pendidikan di Akademi TNI dan Akademi Kepolisian.

Bagi taruna Akademi TNI, katanya, diawali dengan pendidikan integratif taruna tingkat I selama satu tahun di Resimen Chandradimuka Akademi TNI dan pendidikan lanjutan selama tiga tahun di akademi angkatan masing-masing.

Ia mengatakan, untuk taruna Akpol, pelaksanaan pendidikan selama tiga tahun berturut-turut dilaksanakan di Akademi Kepolisian Semarang.

Menurut dia, pendidikan taruna di Akademi TNI telah mengalami perubahan pola pendidikan, yang semula pola lima bulan pendidikan integratif di Resimen Chandradimuka diubah menjadi pola 12 bulan.

Ia menuturkan, mulai 2011 perwira remaja lulusan Akademi TNI selain dilantik menjadi letnan dua, mereka juga berhak menyandang gelar Sarjana Sains Terapan bidang Pertahanan.

"Gelar kesarjanaan ini diperoleh dari penyelenggaraan pendidikan vokasi program jenjang diploma IV di Akademi TNI," katanya.

Sedangkan taruna Akpol saat ini, yakni angkatan 44 dan 45, katanya, masih melaksanakan program pendidikan tiga tahun sehingga setelah dilantik menjadi perwira harus menyelesaikan program pendidikan kesarjanaan selama satu tahun.

"Khusus untuk taruna Akpol mulai Tahun Ajaran 2011/2012 atau angkatan 46 dan seterusnya sudah melaksanakan program pendidikan empat tahun sehingga mulai 2015, lulusan Akpol selain dilantik menjadi perwira berpangkat inspektur dua juga berhak menyandang gelar Sarjana Ilmu Kepolisian" katanya.

(H018/R010)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga