Jakarta (ANTARA News) - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menerbitkan Peraturan Menteri terbaru terkait dengan komponen dan pelaksanaan tahapan pencapaian kebutuhan hidup layak (KHL).

Peraturan menteri tenaga kerja dan transmigrasi (Permenakertrans) tersebut merupakan penyempurnaan peraturan No. 17/2005.

"Hari ini saya tandatangani penyempurnaan Permenakertrans No. Per- 17/MEN/VIII/2005 dan akan disampaikan ke Kementerian Hukum dan Ham untuk diberitakan dalam berita negara," kata Muhaimin Iskandar dalam siaran pers Kemenakertrans yang diterima ANTARA, Selasa.

Dalam penyempurnaan permenakertrans, jumlah jenis kebutuhan yang semula 46 jenis komponen KHL berubah menjadi 60 jenis komponen KHL.

Selain itu terdapat 8 jenis penyesuaian/penambahan jenis kualitas dan kuantitas KHL serta 1 perubahan jenis kebutuhan.

Menurut Muhaimin revisi ini telah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kompromi dari berbagai masukan dan usulan yang berasal dari berbagai pihak.

Penambahan ini digunakan sebagai salah satu bahan yang akan digunakan dalam pelaksanaan proses survey harga KHL yang baru dalam rangka penetapan upah minimum tahun 2013.

"Namun pada dasarnya pertimbangan penetapan upah minimum tidak hanya KHL melainkan ada variable lainnya yaitu produktivitas makro, pertumbuhan ekonomi, kondisi pasar kerja dan usaha yang paling tidak mampu (marginal)" kata Muhaimin.

Pertimbangan lainnya, adalah peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh, produktivitas makro dan pertumbuhan daerah dan nasional.

MUhaimin menegaskan, Permenaketrans yang baru menyangkut komponen survei itu bukan merupakan upah maksimum tetapi `social safety net` (jaring pengaman sosial) sebagai upah bagi pekerja lajang dengan masa kerja kurang dari satu tahun.

"Karena minimum maka itu yang paling rendah tidak boleh dilanggar oleh siapapun. Tidak boleh memberikan upah di bawah upah minimum tersebut," katanya.

Sementara itu, penambahan baru 14 komponen KHL tersebut adalah Ikat pinggang, kaos kaki, deodorant, seterika 250 watt, rice cooker ukuran 1/2 liter, celana pendek, pisau dapur, semir dan sikat sepatu, rak piring portable plastik, sabun cuci piring (colek) 500 gr per bulan.

Gayung plastik ukuran sedang, sisir, ballpoint/pensil, cermin 30 x 50 cm.

Selain penambahan 14 jenis baru KHL tersebut, juga terdapat penyesuaian/ penambahan jenis kualitas dan kuantitas KHL serta perubahan jenis kebutuhan misalnya listrik dari 450 watt menjadi 900 watt.

Sedangkan perubahan jenis kebutuhan, kompor minyak 16 sumbu dan minyak tanah 10 liter, diubah menjadi kompor gas dan perlengkapannya serta gas elpiji 2 tabung masing-masing 3 kilogram.

(M041)