Minggu, 31 Agustus 2014

DKI buka saluran beasiswa secara online

Selasa, 10 Juli 2012 19:51 WIB | 3.676 Views
DKI buka saluran beasiswa secara online
Gubernur DKI Fauzi Bowo (FOTO ANTARA)
Jakarta  (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI berencana membangun jaringan sistem informasi terpadu layanan beasiswa berbasis Teknologi Informasi untuk membantu meringankan biaya pendidikan bagi para siswa serta mencegah siswa putus sekolah.

Melalui program ini, kesempatan untuk mendapatkan beasiswa akan semakin mudah karena bisa diakses secara online.

"Agar bisa dinikmati banyak orang, maka caranya harus mudah diakses jaringannya, transparan dan mudah diketahui oleh banyak orang. Kami sedang menyusun sistem informasi bekerjasama dengan beberapa provider," ujar Gubernur DKI, Fauzi Bowo kepada wartawan, usai meluncurkan Sistem Informasi Terpadu Pelayanan Beasiswa di Balaikota, Selasa.

Sementara Ketua Yayasan Beasiswa Jakarta, Margani Mustar mengatakan, dengan sistem online maka pemohon beasiswa akan lebih mudah memperoleh informasi sekaligus melakukan aplikasi permohonan kepada provider yang dikehendaki.

Terlebih, nantinya tiap provider menginformasikan secara terbuka, baik persyaratan maupun berbagai pemberitahuan terkait beasiswa.

"Sedangkan bagi pemerintah, dalam rangka evaluasi, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai bank data penerima beasiswa, untuk menentukan langkah selanjutnya," tuturnya.

Selanjutnya ia berharap, nantinya jaringan berbasis IT ini juga harus membawa manfaat bagi provider.

"Serta dengan sistem online ini, siswa/mahasiwa tidak bisa mengajukan beasiswa ke beberapa yayasan. Sebab antara satu yayasan beasiswa dengan yayasan pemberi beasiswa lainnya sudah terkoneksi melalui jaringan IT," paparnya.

Pihaknya mencatat, program beasiswa yang dikelola Yayasan Beasiswa Jakarta terus mengalami peningkatan. Sejak 2007-2012, tercatat telah disalurkan beasiswa kepada 56.471 siswa/mahasiswa dengan rata-rata per tahunnya sebanyak 11.245 siswa/mahasiswa.

Selain dari Pemprov DKI, beasiswa juga berasal dari kalangan masyarakat yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan.

"Sistem pelayanan terpadu beasiswa berbasis IT ini dibangun dalam rangka menyinergikan program-program beasiswa atau potensi beasiswa dari berbagai sumber. Bahkan diharapkan akan merangsang minat masyarakat untuk peduli dalam menyalurkan dana beasiswa tersebut," tambah Margani.

(ANT-306/R021)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga