Jakarta (ANTARA News) - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja Purnama sementara memimpin perolehan suara dalam penghitungan suara cepat yang dilakukan Jaringan Suara Indonesia (JSI).

Dalam hitung cepat JSI yang sampai Rabu sekitar pukul 14.15 WIB baru mencakup hasil pemungutan suara di 167 TPS (41,75 persen dari TPS sampel), suara untuk pasangan Jokowi-Basuki mencapai 43,59 persen, disusul Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli dengan perolehan suara 33,24 persen.

Sementara pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini memperoleh 10,88 persen suara dan pasangan kandidat lain masih di bawah enam persen perolehan suaranya menurut hasil hitung cepat JSI berdasar penghitungan suara di 46 TPS di Jakarta Timur, 21 TPS Jakarta Pusat, 34 TPS Jakarta Selatan, 35 TPS Jakarta Utara dan 44 TPS Jakarta Barat.

JSI mengerahkan 400 relawan untuk mengambil sampel hasil pemungutan suara di 400 TPS di wilayah DKI Jakarta.

TPS sampel JSI meliputi 88 TPS di Jakarta Barat, 45 TPS di Jakarta Pusat, 86 TPS di Jakarta Selatan, 111 TPS di Jakarta Timur, 69 TPS di Jakarta Utara, dan satu TPS di Kepulauan Seribu.

"Sampel kami proporsional berdasarkan banyaknya TPS dan pemilih di masing-masing kota," kata Direktur Riset JSI Eka Kusmayadi.

JSI mengklaim hasil hitung cepatnya tidak akan berbeda jauh dari hasil penghitungan suara KPU DKI Jakarta.

"Kami menargetkan perbedaannya paling banyak satu persen dari hasil KPU," katanya.

 (lod)