Sabtu, 26 Juli 2014

Kartu debit Mandiri tumbuh 34,2 persen

Rabu, 11 Juli 2012 15:47 WIB | 2.478 Views
Jakarta (ANTARA News) - Jumlah kartu debit Bank Mandiri hingga akhir Mei 2012 telah mencapai 9 juta unit dengan pertumbuhan transaksi hingga 34,2 persen.

Sementara untuk kartu kredit, Bank Mandiri sudah menerbitkan lebih dari 2,5 juta unit sampai akhir Mei 2012 dengan transaksi mencapai 9,5 juta transaksi senilai lebih dari Rp6,7 triliun.

Direktur Risk Management Bank Mandiri, Sentot A Sentausa, di Jakarta Rabu mengatakan, pertumbuhan bisnis kartu debit dan kartu kredit itu didukung komitmen untuk terus meningkatkan keamanan dalam melakukan transaksi keuangan.

"Bank Mandiri selalu konsisten melakukan upaya mitigasi dan memerangi risiko fraud," kata Sentot.

Menurutnya, Bank Mandiri merupakan salah satu bank percontohan untuk penggunaan kartu debit menggunakan chip yang berstandar nasional.

Bank Mandiri mengalokasikan lebih dari satu juta dolar AS pada 2012 untuk mengembangkan kartu debit chip.

Guna mendukung pengembangan bisnis dan transaksi kartu debit dan kredit, Bank Mandiri telah bekerja sama dengan lebih dari 94.000 "merchant" dan menyediakan lebih dari 106.000 EDC.

Hingga Mei 2012, transaksi melalui EDC Bank Mandiri mencapai lebih dari 20,5 juta transaksi dengan nilai Rp18,1 triliun.

Untuk memastikan keamanan transaksi dan menyelesaikan kejahatan menggunakan produk kartu dan layanan e-channel yang dapat merusak industri perbankan nasional, lanjut Sentot, Bank Mandiri selalu bekerjasama dengan bank-bank lain maupun pihak berwajib.

Bank Mandiri berhasil menekan tingkat fraud loss transaksi yang dilakukan melalui jaringan elektronik dengan angka rasio fraud loss terhadap volume penjualan berada di bawah rata-rata industri baik di tingkat nasional, Asia Tenggara maupun Asia Pasifik.

Atas konsistensi dalam merealisasikan komitmen tersebut, Visa International mendaulat Bank Mandiri sebagai bank pengelola risiko transaksi terbaik di kawasan Asia Tenggara melalui Let Early Actions Deter Early Risks (Leader) Award.

(D012/A023)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga