Minggu, 26 Oktober 2014

Orang tua siswa baru Palembang keluhkan pungli

| 3.943 Views
id Orang tua murid, siswa baru, keluhkan pungli, Kota Palembang
Orang tua siswa baru Palembang keluhkan pungli
Ilustrasi. calon siswa SMP. (ANTARA/Lucky.R)
Saya kaget, saat kepala sekolah dan wakil kepala sekolah terang-terangan meminta uang Rp2 juta untuk mengurus kepindahan anak ke sekolah tersebut dengan cara memaksa, tanpa menjelaskan dasar dan alasan serta kegunaan biaya tersebut."
Palembang (ANTARA News) - Sejumlah orang tua calon siswa baru di sekolah negeri di Kota Palembang, Sumatera Selatan, mengeluhkan adanya praktik pungutan liar, kendati daerah ini telah mencanangkan program sekolah gratis.

Salah satu orang tua calon siswa baru, Ny Neng Indra (44), di Palembang, Rabu, mengaku kaget saat diminta oknum di sekolah itu, untuk membayar Rp2 juta agar bisa memasukkan anaknya bersekolah di SMP Negeri 2 setempat.

"Saya kaget, saat kepala sekolah dan wakil kepala sekolah terang-terangan meminta uang Rp2 juta untuk mengurus kepindahan anak ke sekolah tersebut dengan cara memaksa, tanpa menjelaskan dasar dan alasan serta kegunaan biaya tersebut," kata dia.

Dia mempertanyakan, perilaku pimpinan sekolah dan jajarannya di SMP Negeri 2 Palembang itu, padahal di Sumsel sejak tahun 2009 telah berjalan Program Sekolah Gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Sejalan dengan program tersebut, seharusnya seluruh jenjang pendidikan dari sekolah dasar hingga SMA tidak lagi dipungut biaya (gratis), dan tidak ada lagi pungutan liar (pungli) saat calon siswa hendak masuk sekolah.

Sebelumnya, sejumlah orang tua calon murid baru di SD Negeri 16 Palembang juga mengeluhkan adanya praktik pungutan liar yang dilakukan oknum guru sekolah itu, untuk memuluskan bersekolah di SMP Negeri 3.

Warni (35), mengaku bersama sejumlah orang tua yang anaknya akan masuk di SMP Negeri 3 diminta membayar Rp2 juta.

Alasan oknum guru, uang tersebut untuk memudahkan anak mereka diterima di sekolah yang berada di kawasan Jalan Ariodillah Palembang itu.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Riza Fahlevi, saat diminta tanggapannya berkaitan indikasi praktik pungli di sekolah dalam penerimaan siswa baru itu, menegaskan tidak dibenarkan adanya pungutan saat menerima siswa baru.

"Pendidikan di kota ini gratis sesuai dengan program pemerintah di sini, sehingga tidak ada pungutan dalam bentuk apa pun," kata dia.

Dia menegaskan, bila masih ada oknum guru yang meminta bayaran, diminta untuk segera dilaporkan saja dan pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

"Selama ini memang belum ada laporan terkait dengan pungutan liar itu," kata dia pula.

(I016/B014)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga