Selasa, 30 September 2014

Belum ada pembaruan kontrak untuk GP Singapura

Kamis, 12 Juli 2012 14:07 WIB | 2.930 Views
Kami sangat berharap dapat mencapai hasil yang menguntungkan semua pihak
Singapura (ANTARA News) - Panitia penyelenggara balap mobil Formula Satu Grand Prix Singapura, Rabu, membantah bahwa sudah ada kesepakatan antara mereka dan pihak Formula Satu untuk memperpanjang kontrak penyelenggaraan Grand Prix selama lima tahun kedepan setelah balapan pada September mendatang.

Bos Formula Satu Bernie Ecclestone seperti dikutip surat kabar "Today" mengatakan bahwa perpanjangan kontrak sudah siap dan waktu pengumuman resmi akan diputuskan oleh pemerintah Singapura.

Pengurus GP Singapura (SGP) mengatakan bahwa negosiasi kontrak untuk lima tahun kedua masih berlanjut.

"Apa yang ditawarkan oleh Pengurus Formula Satu masih belum cukup bagi kami untuk memutuskan perpanjangan kontrak selama lima tahun," kata mereka seperti dikutip Reuters.

SGP mengatakan bahwa pembicaraan telah berlangsung hampir satu tahun, tetapi kontrak harus tetap menguntungkan selama lima tahun.

"Kami sangat berharap dapat mencapai hasil yang menguntungkan semua pihak," tambah SGP.

Ecclestone mengatakan kepada koran lokal Singapura bahwa berbagai hambatan untuk mencapai kesepakatan itu sudah diselesaikan.

"Saya sangat gembira sudah ada jalan keluar karena Singapura sangat baik untuk F1 dan balapan malam hari juga menguntungkan Singapura," katanya.

Balapan pertama yang diselenggarakan pada 2008 di sirkuit jalan Marina Bay itu telah menjadi salah satu unggulan dalam rangkaian kalender Formula Satu, bersaing ketat dengan Monako dan Abu Dhabi.

Formula Satu juga berencana untuk mengucurkan dana sebesar tiga miliar dolar AS (sekitar Rp28,1 triliun) tetapi rencana tersebut tertunda menyusul kondisi pasar yang belum stabil.

Surat kabar "Today" mengatakan bahwa Singapura harus mengeluarkan biaya sebesar 35 juta dolar AS (sekitar Rp328,9 miliar) untuk mendapatkan hak penyelenggara Formula Satu dan kenaikan setiap tahunnya hingga 42 juta dolar AS (sekitar Rp394,7 miliar) tahun lalu.

Sebuah penelitian yang dilakukan setelah balapan 2010 mengungkapkan bahwa Singapura mendapat pemasukan dari sektor pariwisata senilai 420 juta dolar Singapura (sekitar Rp3,1 triliun) pada tiga tahun pertama penyelenggaraan.

(A032) 

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga