Rabu, 22 Oktober 2014

Klinik asing harus lalui tiga kementerian

| 3.372 Views
id klinik asing, izin praktik kesehatan,kementerian kesehatan, klinik kesehatan
mereka yang beriklan namun tidak sesuai dengan ijin yang diberikan, pasti akan kami tindak, karena itu dapat menjadi kebohongan publik"
Jakarta (ANTARA News) - Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif dan Komplementer dari Direktorat Jenderal Bina Gizi, Kementerian Kesehatan, Abidinsyah Siregar, mengatakan ijin praktik untuk klinik asing harus melalui tiga kementerian.

"Ini tidak mudah, karena praktisi klinik asing harus melalui Kementerian Hukum dan Ham, Kementerian Tenaga Kerja dan tentu saja Kementerian Kesehatan," kata Abidin di Jakarta, Kamis.

Sejumlah laporan menyebutkan belakangan ini klinik asing ramai berpraktik di sejumlah daerah di Indonesia.

Abidin menjelaskan, Kementerian Hukum dan Ham bertugas untuk memberikan legalitas pada status imigrasi praktisi, sementara ijin praktik harus melalui Kementerian Tenaga Kerja.

"Kami dari Kemenkes bertugas menilai dokumen administrasi terkait dengan kompetensi praktisi. Selanjutnya secara tehnis, praktisi akan diteliti lebih lanjut," ujar dia.

Pemberian ijin yang selektif untuk praktisi klinik asing ini adalah untuk pemenuhan asas legalitas dan menjamin keamanan kesehatan masyarakat.

"Perihal praktisi klinik asing yang beriklan mampu menyembuhkan itu adalah bentuk promosi mereka. Namun, mereka yang beriklan namun tidak sesuai dengan ijin yang diberikan, pasti akan kami tindak lanjuti, karena itu dapat menjadi kebohongan publik," kata Abidin.

(M048)

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga