Kamis, 2 Oktober 2014

Bina Marga kebut perbaikan jalur selatan Jateng

Jumat, 13 Juli 2012 06:11 WIB | 3.943 Views
Sesuai instruksi Dirjen Bina Marga, perbaikan jalan harus selesai pada H-10 Lebaran,"
Cilacap (ANTARA News) - Balai Pelaksana Teknis (BPT) Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah Wilayah Cilacap mengebut pekerjaan perbaikan di sejumlah ruas jalur selatan Jateng menjelang arus mudik Lebaran 2012.

"Sesuai instruksi Dirjen Bina Marga, perbaikan jalan harus selesai pada H-10 Lebaran," kata Kepala BPT Dinas Bina Marga Jateng Wilayah Cilacap Edy Gunawan di Cilacap, Jumat.

Pihaknya saat ini telah menyelesaikan beberapa pekerjaan baik perbaikan maupun pelapisan ulang sejumlah ruas jalan di jalur selatan Jateng seperti perbaikan jalan longsor di ruas Karangpucung-Wangon, pelapisan ulang ruas jalan Rawalo-Tambaknegara, pelapisan ulang ruas jalan Banyumas-Buntu, pelebaran dan pelapisan ulang ruas Sokaraja-Kalimanah Purbalingga, dan penambalan jalan berlubang di ruas Cimanggu-Majenang.

Pekerjaan betonisasi di ruas Jalan Urip Sumoharjo Cilacap, kata dia, hampir final karena tinggal menyelesaikan pengisian beton di bahu jalan.

"Untuk pekerjaan betonisasi di ruas jalan Kawunganten-Kubangkangkung (bagian dari jalur lintas selatan selatan/JLSS Jateng) masih dalam tahap penyelesaian. Kami targetkan sebelum masa arus mudik telah selesai," katanya.

Meskipun proyek perbaikan jalan telah selesai, kata dia, pihaknya tetap melaksanakan perawatan rutin di seluruh ruas jalan nasional maupun provinsi di wilayah Cilacap, Banyumas, dan Purbalingga.

Dia mengakui, faktor alam maupun kepadatan arus kendaraan yang melintas turut mempercepat kerusakan jalan.

Dia mengharapkan, pelaksanaan perbaikan jalan di jalur selatan Jateng tidak terganggu oleh hujan sehingga kondisi jalan tetap baik dan nyaman saat dilalui pemudik.

"Tonase kendaraan juga turut menyumbang kerusakan jalan. Namun pada prinsipnya, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik agar nyaman saat berkendara di jalur selatan Jateng," katanya.

Berdasarkan pantauan ANTARA di ruas Wangon hingga perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat, sejumlah kerusakan jalan telah diperbaiki melalui baik proses pelapisan ulang maupun penambalan.

Kendati demikian, di sejumlah ruas masih terlihat lubang berdiameter 30-40 centimeter dengan kedalaman sekitar 5-10 centimeter.

Padahal, sekitar dua minggu silam, di sekitar ruas jalan tersebut telah dilakukan penambalan.

Jalan berlubang tersebut dapat ditemukan di ruas Mergo hingga batas Jabar.
(KR-SMT/M029)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga