Rabu, 3 September 2014

Konversi gambut sangat bahayakan Bumi

Jumat, 13 Juli 2012 14:03 WIB | 8.713 Views
Konversi gambut sangat bahayakan Bumi
Perlindungan Lahan Gambut (FOTO ANTARA/Widodo S. Jusuf)
Jambi (ANTARA News) - Konversi lahan gambut sangat berbahaya bagi masa depan Bumi, karena setiap kerusakannya menyebabkan pelepasan emisinya lebih besar dan berimbas pada peningkatan suhu akibat efek rumah kaca, demikian kata peneliti dari Balai Penelitian Tanah (BPT), Fahmuddin Agus.

"Seharusnya tanah gambut merupakan kawasan yang tidak boleh dikonversi dalam bentuk apapun. Sebab, cadangan karbon dalam tanah gambut 10 kali lipat dibanding tanah mineral biasa," kata Fahmuddin Agus di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Jumat.

Luas lahan gambut di Provinsi Jambi mencakup hampir 700 ribu hektare. Hampir 50 persen kawasan gambut di Jambi berada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

"Untuk itulah kami mencoba melihat langsung kondisi di lapangan, serta mengajak petani belajar menghitung kandungan karbon pada kawasan gambut. Dengan harapan, petani bisa lebih mengetahui bagaimana cara bertani yang baik dan rendah emisi," jelasnya.
(ANT-BS)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Top News
Baca Juga