Rabu, 3 September 2014

Menkeu: kinerja penyerapan anggaran harus diperbaiki

Jumat, 13 Juli 2012 17:38 WIB | 3.423 Views
Menkeu: kinerja penyerapan anggaran harus diperbaiki
Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo (ANTARA)
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan kinerja realisasi penyerapan anggaran belanja negara harus diperbaiki untuk mewujudkan pengeluaran yang lebih berkualitas.

"Saya sepakat efektifitas anggaran tersebut harus dijaga," ujarnya di Jakarta, Jumat.

Menkeu mengatakan banyak sekali pemberitaan yang memaparkan buruknya kualitas penyerapan anggaran dalam setahun terakhir dan hal tersebut menjadi pembelajaran untuk memperbaiki sistem keuangan secara nasional.

"Sistem yang lemah harus diperbaiki supaya kedepan tidak terulang kasus tersebut," katanya.

Menkeu mengungkapkan penyerapan anggaran yang baik harus diwujudkan dengan meminimalisir adanya penyalahgunaan serta inefisiensi anggaran sehingga kasus realisasi yang lambat tidak terjadi kembali.

"Kalau sampai direalisasikan jangan sampai kualitas outcome jelek, jangan terjadi mark-up, atau terjadi penyalahgunaan," ujarnya.

Ia mengatakan anggaran yang dialokasikan dalam APBN-Perubahan bagi pemerintah selalu bertambah dan seharusnya realisasi belanja tersebut juga sesuai ekspektasi karena dapat berdampak kepada kualitas pertumbuhan ekonomi.

"Kita ingin realisasinya bisa cepat dan oleh karena itu kalau seandainya ada APBN-Perubahan sebetulnya semua anggaran yang tidak terkait perubahan harus tetap bisa dijalankan. Tapi seandainya ada yang berubah, di pos-pos yang berubah itu perlu kita proses tindak lanjut," kata Menkeu.

Selain itu, untuk mendorong proses penyerapan anggaran, Menkeu mengharapkan revisi Perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa dapat lebih dipercepat.

"Realisasi merupakan suatu tantangan tapi dengan sekarang ini Perpres 54 sudah akan direvisi, kita harapkan bisa ada percepatan karena di dalam revisi itu ada sejumlah policy-policy untuk percepatan procurement di Indonesia," katanya.
(S034/R010)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga