Laga Arema-Persebaya ajang pembuktian posisi "runner up" IPL

Jumat, 13 Juli 2012 18:51 WIB | 3086 Views

Laga Arema-Persebaya ajang pembuktian posisi

Arema Indonesia (ANTARANews/Ardika)

Kami akan tunjukkan dan buktikan, jika Arema lah yang sebenarnya layak menduduki posisi runner up. Sebab, selama musim kompetisi tahun ini banyak cara dilakukan PSSI untuk menjegal Arema agar prestasinya jeblok."
Berita Terkait
Malang (ANTARA News) - Laga yang mempertemukan antara Arema yang menjamu Persebaya dalam lanjutan Liga Primer Indonesia (IPL) di Stadion Gajayana, Sabtu (14/7), merupakan ajang pembuktian siapa yang sebenarnya paling layak menempati posisi "runner up".

"Media Officer" Arema LPI Nur Ramadhan, Jumat, menegaskan laga lawan Persebaya adalah pembuktian siapa sebenarnya yang paling layak untuk menduduki posisi runner up LPI 2011-2012.

"Kami akan tunjukkan dan buktikan, jika Arema lah yang sebenarnya layak menduduki posisi runner up. Sebab, selama musim kompetisi tahun ini banyak cara dilakukan PSSI untuk menjegal Arema agar prestasinya jeblok," tegasnya.

Banyak poin penting yang harus lepas dari Arema karena kinerja wasit yang sangat merugikan Singo Edan. Bahkan, jadwal Arema disusun sedemikian rupa agar pemain tidak memiliki banyak waktu pemulihan (recovery).

Ia mengakui, meski peluang untuk melesat ke posisi runner sudah tertutup, tim asuhan Dejan Antonic itu tidak akan menyerah dan akan tetap membuktikan pada publik jika Arema sebenarnya layak berada di papan atas, bahkan posisi runner up.

Nur Ramadhan yang akrab dipanggil Nunun itu juga mengakui, pihaknya masih trauma dengan kinerja wasit yang seringkali merugikan Singo Edan. Kasus terbaru adalah ketika Arema dijamu Bontang FC dengan skor akhir 0-1.

Pertandingan yang dipimpin wasit Muchlis Ali Fatoni itu menganulir gol TA Musafri pada menit ke-85 karena dianggap offside. Karena itulah manajemen Arema mengajukan protes ke PSSI.

Selain seringkali dikerjai pengadil lapangan, jadwal Arema yang disusun PSSI beberapa kali merugikan Arema karena tidak ada waktu pemulihan sama sekali. Bahkan, Arema pernah dalam sepekan menjalani laga tiga kali atau dua hari sekali.

"Kalau semua bisa jujur dan tegas serta tidak ada upaya penjegalan, saya yakin Arema akan mampu menembus posisi runner up," tandasnya.

(E009/Y008)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

Juara dunia Costa mundur dari Tour de France

Juara dunia Costa mundur dari Tour de FranceJuara dunia Rui Costa dari Portugal mengundurkan diri dari lomba balap sepeda Tour de France karena penyakit radang ...

Daud Yordan dijadwalkan naik ring 29 Agustus

Daud Yordan dijadwalkan naik ring 29 AgustusJuara dunia kelas ringan (61,2 kilogram) IBO Daud Yordan dijadwalkan akan mempertahankan gelar kedua kalinya di ...

Ribery dan Martinez berlatih bersama Bayern

Ribery dan Martinez berlatih bersama BayernPemain sayap asal Prancis Franck Ribery dan gelandang Spanyol Javi Martinez kembali bergabung dengan rekan-rekan ...