Kamis, 23 Oktober 2014

Status kepala kantor pelayanan pajak Bogor ditentukan pada Sabtu pagi

| 4.073 Views
id kepala KPP bogor
Jakarta (ANTARA News) - Status hukum Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Bogor berinisial AS yang ditangkap tim Komisi Pemberantasan Korupsi terkait dugaan suap, ditentukan pada Sabtu (14/7) pagi oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat.

Demikian pula dengan satu orang lainnya yang ditangkap oleh tim KPK yang merupakan orang suruhan dari PT GEA, yakni wanita dengan inisial E.

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jabar, Jaya Kesuma di Jakarta, Jumat (13/7) malam menyatakan nanti status hukum AS ditentukan pada Sabtu (14/7) pukul 09.00 WIB.

"Untuk saat ini, kita periksa terlebih dahulu di Kejati Jabar dengan dibawa dari Kejaksaan Agung," katanya.

Karena itu, keduanya dibawa dari Kejagung setelah menandatangani serah terima kedua orang tersebut dari KPK ke pihak Kejati Jabar.

Ditambahkan, posisi keduanya itu merupakan pemberi dan penerima suap. Sebelumnya sejumlah media online, memberitakan penangkapan terhadap tersangka tersebut di kawasan Perumahan Kota Legenda Cibubur pada pukul 10.25 WIB.

Uang sebesar Rp300 juta yang diduga hasil suap berhasil disita KPK. Pihak-pihak yang berhasil ditangkap KPK kali ini ada tiga orang. Mereka adalah AS (Kepala KPP Pratama Bogor, pihak yang diduga penerima suap), E (orang suruhan dari PT GEA, pihak yang diduga penyuap) dan sang sopir E.

(ANTARA)




Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca