Sabtu, 26 Juli 2014

Pemkab Pasaman barat evaluasi enam SPBU

Sabtu, 14 Juli 2012 10:17 WIB | 2.328 Views
Simpangampek, Sumbar (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar sedang mengevaluasi aktifitas enam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di daerah itu. Jika melanggar aturan maka izin operasionalnya akan dicabut.

"Saat ini ada satu SPBU yang dalam proses pembahasan di tingkat kabupaten. SPBU itu diduga telah sering melanggar aturan dengan menjual minyak menggunakan derijen kepada pembeli,"kata Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Pasaman Barat, Faizir Johan di Simpangampek, Sabtu.

Dia mengatakan, pihaknya sudah sering memberikan surat peringatan kepada SPBU itu namun tidak pernah ditanggapi. Aktifitas jual beli minyak menggunakan jerigen dalam jumlah besar terus terjadi. Hal itu dibuktikan dengan seringnya aparat menangkap penimbunan BBM di daerah itu.

"Saat ini saya belum bersedia menyebutkan mana SPBU yang nakal itu. Jika surat pemberhentian operasional ditandatangani bupati maka akan saya jelaskan lebih jauh,"kata dia.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari masyarakat ada terindikasi pendistribusian BBM dijual ke Kabupaten Madina, Sumut. Namun, setiap pihaknya bersama kepolisian melakukan razia selalu bocor.

Sebelumnya, Kepolisian Resort Kabupaten Pasaman Barat mengamankan tiga orang pelaku penyelundupan bahan bakar minyak illegal sebanyak 4,2 ton di jalan umum Aia Balam Kecamatan Koto Balingka Sabtu (7/7).

(ANTARA)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca