Kamis, 23 Oktober 2014

Menlu Australia tinjau jembatan lereng Merapi

| 3.733 Views
id bob carr, menteri luar negeri Australia, lereng merapi
"Australia senang dapat membantu di sini, inilah gunanya bertetangga."
Sleman (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Australia, Bob Carr, pada Sabtu meninjau jembatan di Pentingsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang dibangun kembali setelah roboh terkena banjir lahar dingin Gunung Merapi.

Pembangunan kembali jembatan tersebut atas bantuan dari Australia dengan rekonstruksi jembatan menggunakan pendekatan berbasis masyarakat, di mana proses perencanaan dan seleksi dilakukan melalui diskusi antar desa, serta kontribusi masyarakat setempat terhadap proses rekonstruksi.

Jembatan di Pentingsari, Umbulharjo yang menghubungkan dengan wilayah kecamatan Pakem tersebut roboh terkikis banjir lahar melalui aliran Sungai Kuning pada November 2011.

Bob Carr juga melihat pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di wilayah Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan.

Australia merupakan negara pendonor terbesar untuk PNPM itu dengan bantuan senilai 215 juta dolar Australia.

Bob Carr sangat terkesan dengan Kecamatan Cangkringan dan masyarakatnya yang sudah dapat kembali memulihkan kondisi perekonomian pascaerupsi Merapi 2010.

"Australia senang dapat membantu di sini, inilah gunanya bertetangga," katanya.

Koordinator PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi DIY Budi Sasongko mengatakan dana yang diterima sepanjang 2011 dari AUS-AID melalui Banok Dunia sebesar Rp6,6 miliar yang digunakan untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat.

"Salah satu kegiatan tersebut yakni dana bergulir Unit Pengelola Kegiatan (UPK) yang secara aktif melayani 97 kelompok dengan jumlah pemanfaat 807 orang," katanya.

Pinjaman keuangan mikro PNPM menargetkan kepada kelompok perempuan, di Desa Umbulharjo pinjaman digunakan untuk mengolah dan memproses jamur untuk dijual sebagai makanan ringan.

"Sebagian besar penduduk desa telah kehilangan lahan pertanian akibat erupsi Merapi, pinjaman ini membantu masyarakat untuk menemukan mata pencaharian alternatif serta memberikan pendapatan baru," katanya. (*)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga