Francois Hollande janji atasi PHK dan korupsi
Minggu, 15 Juli 2012 22:33 WIB | 3244 Views
Pewarta: Natisha Andarningtyas
Paris (ANTARA News) - Presiden Francois Holande saat merayakan Hari Nasional Prancis 14 Juli berjanji melawan pemutusan hubungan kerja dan membersihkan politik Prancis. Dia mengatakan hal itu setelah menyaksikan parade pasukan di Champs Elysees dan pesawat jet menyemburkan warna bendera Prancis.
Pemimpin sosialis itu sedang menghadapi kemarahan akibat PHK massal oleh perusahaan pembuat mobil Peugeot dan skandal terhadap kehidupan pribadinya.
Hollande mengatakan Prancis harus berusaha memulihkan keuangan publik dan mengesampingkan cara Spanyol dan Italia yang mengakibatkan protes
"Misi saya membantu Prancis memulihkan diri dan menyongsong masa depan. Masalah pekerjaan menjadi prioritas saya," katanya saat tradisi berpidato pada 14 Juli di markas angkatan laut, yang berhadapan dengan Place de la Concorde.
Hollande selama kampanyenya berjanji untuk mengekang tingkat pengangguran yang berada di titik tertinggi dalam 12 tahun terakhir. Ia menghadapi tantangan besar karena Peugeot mengatakan akan memangkas 8.000 pekerjaan di Prancis, Kamis lalu.
Ia menuding manajemen perusahaan salah menjalankan strategi dan menyesatkan publik. Ia juga mengatakan tidak dapat menerima rencana restrukturisasi dan menjanjikan insentif publik untuk membantu mobil-mobil buatan Prancis.
"Saya tidak akan mengumumkan pajak ekstra bagi Prancis hari ini. Kenaikan pajak adalah salah satu hal yang masih dikaji, di antara kebijakan yang lain," katanya.
(nta)
Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2012
Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com