Rabu, 17 September 2014

Rekomendasi saham pilihan hari ini

Senin, 16 Juli 2012 09:44 WIB | 2.794 Views
Rekomendasi saham pilihan hari ini
Sejumlah petugas mengamati perdagangan bursa saham di Global Markets, Jakarta.(FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)
Jakarta (ANTARA News) - Pergerakan bursa Indonesia Senin berpeluang mixed dengan area support dan resistance berada di level 3.930-4.040, yang merupakan area sideways IHSG.

Menurut Kepala Riset e-Trading Securities Bertrand Raynaldi, kendati pada penutupan perdagangan Jumat (13/7) IHSG menguat, namun disarankan melakukan sell on strenght hingga level resistance tembus.

"Setelah itu, baru dapat melakukan pembelian kembali," kata Bertrand dalam risetnya, Senin.

Sementara senior riset HD Capital Yuganur Wijanarko menguraikan sentimen positif dari pasar regional yang naik tajam dapat mendorong IHSG hingga melanjutkan misi menutup price gap atas di 4.060. Bila dapat menutup di atas level tersebut, maka bisa berlanjut ke 4.125.

"Namun, bila gagal ditakutkan akan ada koreksi minor kembali ke 3.980-3.940," kata Yuganur.

Ia memperkirakan IHSG pada perdagangan Senin bergerak di kisaran 3.940-4.060.

Oleh sebab itu, ia merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk dibeli, antara lain:


1. Charoen Pokphan Tbk (CPIN) target harga Rp3.400
Konsumsi ayam diperkirakan meningkat di bulan puasa dan lebaran, dan terbukti mempunyai permintaan stabil dan imun terhadap krisis maupun kejadian flu burung di masa lampau.


2. International Nickel Tbk (INCO) target harga Rp2.875
Trading range yang terbentuk antara Rp2.750-2.625 selama beberapa hari, dapat rally hingga menutup price gap atas di Rp2.800 dan menguji resistance Rp2.875, bisa melakukan perdagangan spekulatif dengan memperhitungkan cut loss point.


3. Surya Semesta Tbk (SSIA) target harga Rp1.125
Penutupan sepekan lalu lebih tinggi dari pekan sebelumnya untuk emiten properti dengan diversifikasi ke konstruksi ini menandakan bahwa kenaikan masih bisa berlanjut hingga menutup harga atas di level Rp1.125.


4. United Tractors Tbk (UNTR) target harga Rp21.550)
Terdorong oleh regional, koreksi di emiten batu bara dan penyedia alat berat milik grup Astra ini dapat berubah menjadi retracement ke atas, rekomendasi mencari posisi masuk untuk trading jangka pendek.
(SSB)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga