Jumat, 24 Oktober 2014

Diaz target perbaiki skor di London

| 2.824 Views
id olimpiade 2012, olimpiade london, kontingen olimpiade, kontingen indonesia, menembak, diaz kusumawardhani
Diaz target perbaiki skor di London
Diaz Kusumawardhani (16) adalah satu-satunya atlet menembak nasional yang akan berlaga di Olimpiade London 2012. (ANTARA/Fitri Supratiwi)
Saya tidak ada target, hanya cari pengalaman saja. Tetapi kalau bisa hasilnya ingin lebih baik lagi dari kemarin
Jakarta (ANTARA News) - Atlet menembak Indonesia Diaz Kusumawardhani memasang target ingin memperbaiki skor terbaik yang pernah diraihnya, saat berlaga pada Olimpiade London 2012.

"Saya tidak ada target, hanya cari pengalaman saja. Tetapi kalau bisa hasilnya ingin lebih baik lagi dari kemarin," ujar Diaz usai mengikuti pelepasan tim di kediaman resmi Duta Besar Inggris di Jakarta, Senin.

Atlet termuda dalam kontingen Indonesia tersebut mengatakan, skor terbaik yang pernah diraihnya adalah 388 poin yang diperolehnya saat mengikuti Asian Shooting Competition di Qatar, Januari lalu, dan pada Kejurnas yang baru lalu.

Pada Olimpiade London yang akan berlangsung 27 Juli - 12 Agustus 2012, Diaz akan ambil bagian pada nomor air rifle 10 m putri.

"Hanya satu nomor saja," ujar pelajar berusia 16 tahun tersebut.

Pelajar SMA 2 Sidoarjo, Jawa Timur tersebut mengaku sampai saat ini masih berlatih di Jatim dan baru akan berada di Jakarta pada Julat (20/7), dan akan berangkat bersama rombongan Senin (23/7).

Diaz adalah salah satu dari 21 atlet Indonesia yang akan berlaga dalam tujuh cabang olahraga di Olimpade London.     

Menurut Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, Indonesia menargetkan mempertahankan trasidi medali emas di London melalui cabang bulu tangkis dan angkat besi.

"Target kami mempertahankan tradisi emas andalannya dari bulu tangkis dan angkat  besi, (cabang) yang lain diharapkan yang terbaik untuk perolehan medali Indonesia," kata Rita.

Selain dilepas oleh Kuasa Usaha Kedutaan Besar Inggris, Rebecca Razavi, kontingen Indonesia yang dipimpin oleh Chef de Mission Erick Thohir itu sebelumnya juga dilepas oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
   
(F005)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga