Minggu, 26 Oktober 2014

Para Pemred media massa sukses bermain ketoprak

| 3.333 Views
id kesenian ketoprak, pelestarian budaya, pemred main ketoprak
Para Pemred media massa sukses bermain ketoprak
ilustrasi Sejumlah wartawan dan karyawan Bank Indonesia cabang Yogyakarta bermain ketoprak di Taman Budaya Yogyakarta.(ANTARA/STRINGER)
Jakarta (ANTARA News) - Para pimpinan redaksi media massa yang tergabung dalam "Forum Pemred" sukses memerankan lakon dalam pagelaran seni tradisi ketoprak "Untung Suropati" di Gedung Kesenian Jakarta, Senin malam.

Sejumlah pimpinan redaksi, redaktur senior dan Adhi Budaya memerankan lakon Untung Suropati dengan cukup lancar dan penuh dengan humor-humor yang menyentil.

Para penonton yang memenuhi Gedung Kesenian Jakarta kerap kali terdengar tertawa lepas saat para pemain melontarkan kata-kata penuh canda.

Suasana menjadi sangat unik ketika para petinggi media massa yang dalam kesehariannya terlihat serius namun pada pagelaran tersebut tampil dengan balutan kostum dan "make up" yang mencolok.

Para pemimpin redaksi yang ikut bermain dalam ketoprak tersebut adalah Wahyu Muryadi dari Tempo, Farouk Sururi dari Seputar Indonesia, Eko dari Infobank, Heddy Lukito dari Gatra, Ilham Bintang dari Cek Ricek, Arief dati Bisnis Indonesia.

Selain itu, Arifin dari Detik, Nasihin dari Republika, M Slamet dari Koran Jakarta, Firdaus dari Neraca, Usman dari Media Indonesia, M Ihsan dari Warta Ekonomi, Kemal dari SWA, Don Sardono dari Indo Pos.

Tampil juga dalam acara tersebut Saiful Hadi dari LKBN ANTARA, Akhmad Kusaeni dari LKBN ANTARA, Asro Kamal Rokan dari Jurnas, Uni Lubis dari ANTV, Andi dari Inilah, Primus dari Investor, Ratna dari Rakyat Merdeka, Gatot dari Trans TV.

Ditambah lagi sejumlah pemain bintang tamu seperti Dhini Aminarti dan bintang tamu lainnya dari Adhi Budaya dan lain sebagainya.

Lakon Untung Suropati bercerita tentang kisah pemuda pada zaman VOC dan berlatar belakang kerajaan Mataram.

Wapemred LKBN ANTARA Akhmad Kusaeni menjelaskan bahwa tujuan diselenggarakannya acara tersebut adalah untuk ikut serta melestarikan tradisi wayang orang.

Hasil dari pementasan ketoprak tersebut juga akan ditujukan untuk membantu grup ketoprak Adhi Budaya yang menghadapi kesulitan mempertahankan eksistensinya.
(W004/Z002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga