Jumat, 19 Desember 2014

Menpora canangkan penegakan disiplin

| 1.386 Views
id menpora, andi mallarangen, disiplin, korupsi
Menpora canangkan penegakan disiplin
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng (FOTO ANTARA/Dhoni Setiawan)
Badai belum berlalu
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng mencanangkan penegakan disiplin dan tata tertib pegawai di lingkungan kementeriannya untuk mencegah penurunan kinerja pegawai antara lain akibat berbagai kasus yang menimpa lembaga tersebut.

"Untuk meningkatkan kinerja dan semangat karena sekarang ini Kemenpora mengalami cobaan, badai. Tapi hal itu tidak bolehj menyurutkan kerja," kata Andi di Jakarta, Selasa, saat mencanangkan penegakan disiplin dan tata tertib pegawai di lingkungan Kemenpora.

Aturan tersebut tercantum dalam Peraturan Sekretaris Kemenpora Nomor 0130 tahun 2012. Dalam aturan itu antara lain disebutkan pegawai wajib berada di kantor pada hari dan jam kerja yang ditentukan, wajib mengisi dan menandatangani daftar hadir pada waktu datang dan pulang, dilarang pulang sebelum jam kerja kecuali dengan alasan yang dibenarkan dan seijin atasan.

Disebutkan pula, selama jam kerja pegawai hanya dapat menerima tamu sepanjang untuk urusan kedinasan. Pegawai yang melanggar aturan tersebut akan diberikan sanksi, seperti teguran, peringatan tertulis, pengurangan atau pencabutan hak terkait kesejahteraan, dan sanksi lainnya.

Andi mengatakan bahwa dalam satu tahun terakhir kementeriannya dilanda "badai". Seperti diketahui, Kemenpora dilanda kasus korupsi Wisma Atlet, Palembang, dan dugaan korupsi proyek Hambalang. "Badai belum berlalu," kata Menpora.

Menpora mengatakan sejak awal ia selalu meminta pegawainya untuk tetap bekerja seperti biasa dan kinerjanya tetap terjaga. "Jika ada persoalan, jangan sampai mengurangi kerja," katanya.

Menpora mengatakan yang seharusnya dilakukan justru meningkatkan kerja baik di sektor olahraga dan kepemudaan. "Jika tidak kita akan rugi dua kali. Kinerja buruk dan program-program tidak jalan. Seperti sudah jatuh tertimpa tangga," katanya.
(*)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga