Sabtu, 30 Agustus 2014

Lelang SUN serap Rp9 triliun

Selasa, 17 Juli 2012 19:50 WIB | 2.956 Views
Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah menyerap Rp9 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN) yang dilakukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2012.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa, menjelaskan penawaran yang masuk dalam lelang mencapai Rp27,6 triliun.

Perincian jumlah Rp9 triliun tersebut berasal dari seri SPN03121018 (penerbitan baru) dengan nominal yang dimenangkan Rp0,5 triliun atas penawaran yang masuk Rp4,33 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 3,98906 persen.

Seri ini akan jatuh tempo 18 Oktober 2012 dengan penawaran yield terendah yang masuk 3,90625 persen dan yield tertinggi yang masuk 4,375 persen.

Kemudian, seri SPN12130704 (penerbitan kembali) dengan nominal yang dimenangkan Rp1 triliun atas penawaran yang masuk Rp2,6545 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 4,40538 persen.

Seri ini akan jatuh tempo 4 Juli 2013 dengan penawaran yield terendah yang masuk 4,28125 persen dan yield tertinggi yang masuk 4,75 persen.

Seri FR0060 dengan nominal yang dimenangkan Rp1,25 triliun atas penawaran yang masuk Rp2,8 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 5,46893 persen.

Seri ini akan jatuh tempo 15 April 2017 dengan tingkat kupon 6,25 persen serta penawaran yield terendah yang masuk 5,375 persen dan yield tertinggi yang masuk 6,0 persen.

Kemudian, seri FR0058 dengan nominal yang dimenangkan Rp4,5 triliun atas penawaran yang masuk Rp12,5022 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 6,67048 persen.

Seri ini akan jatuh tempo 15 Juni 2032 dengan tingkat kupon 8,25 persen serta penawaran yield terendah yang masuk 6,5625 persen dan yield tertinggi yang masuk 6,875 persen.

Seri FR0062 dengan nominal yang dimenangkan Rp1,75 triliun atas penawaran yang masuk Rp5,4030 triliun serta imbal hasil rata-rata tertimbang 6,79935 persen.

Seri ini akan jatuh tempo 18 Oktober 2012 dengan tingkat kupon 6,375 persen serta penawaran yield terendah yang masuk 6,5 persen dan yield tertinggi yang masuk 7,25 persen.
(S034/D007)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga