Sabtu, 20 September 2014

Kemenperin optimistis industri manufaktur tumbuh 7,1 persen

Selasa, 17 Juli 2012 21:37 WIB | 2.933 Views
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) optimistis pertumbuhan industri manufaktur nasional bisa mencapai 7,1 persen hingga akhir tahun ini dan semester I tumbuh 6,13 persen.

"Pertumbuhan industri sampai akhir tahun ditargetkan mencapai 7,1 persen meskipun ada perlambatan di sektor-sektor tertentu dan pelemahan di pasar ekspor," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Anshari Bukhari, di Jakarta, Selasa.

Namun, lanjut dia, pemerintah memfokuskan untuk memperkuat penyerapan pasar domestik dan mendorong produksi.

Anshari menuturkan, sektor-sektor yang masih diunggulkan untuk menopang pertumbuhan, di antaranya industri makanan dan minuman (mamin) dan semen, sedangkan sektor baja serta tekstil dan produk tekstil (TPT) diakui mengalami perlambatan.

"Untuk semester II, konsumsi dari masyarakat dan belanja pemerintah jadi andalan," ujarnya.

Selain mengandalkan konsumsi dalam negeri, ungkap Anshari, diferensiasi pasar ekspor dan investasi juga diharapkan menjadi penopang.

"Penetrasi pasar baru sudah mulai, seperti ke Afrika. Untuk investasi, pemerintah memacu hilirisasi industri berbasis sumber daya alam (SDA), seperti pengolahan `iron ore`," paparnya.

Anshari menilai pemerintah terus mengantisipasi membanjirnya produk impor ke pasar domestik dengan aturan Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Standar Nasional Indonesia diharapkan dapat menahan serbuan produk impor agar produk dari dalam negeri bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri," katanya.
(KR-SSB/D007)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga