Jumat, 31 Oktober 2014

Harga minyak London bervariasi

| 2.512 Views
id harga minyak mentah, brent north sea, light sweet
Harga minyak London bervariasi
Ilustrasi barel minyak mentah. (istimewa)
London (ANTARA News) - Harga minyak dunia di perdagangan London berakhir bervariasi pada Selasa, karena Ketua Federal Reserve Ben Bernanke menunjukkan sebuah prospek suram untuk ekonomi AS, konsumen minyak mentah terbesar di dunia.

Pedagang juga bereaksi terhadap ketegangan atas produsen utama Iran, yang bersikeras bahwa penyebaran militer AS di Teluk adalah "sebuah sumber ketidakamanan," lapor AFP.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman September naik 31 sen menjadi 103,67 dolar AS per barel di akhir transaksi London.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Agustus, turun 25 sen menjadi 88,18 dolar AS.

Bernanke pada Selasa memberi penilaian suram untuk prospek lapangan pekerjaan dan pertumbuhan.

Setelah produk domestik bruto (PDB) AS naik pada tingkat yang moderat sekitar dua persen pada kuartal pertama tahun ini, Bernanke mengatakan "indikator yang tersedia menunjukkan untuk kenaikan masih lebih kecil pada kuartal kedua".

"Mengingat bahwa pertumbuhan diproyeksikan menjadi tidak jauh di atas tingkat yang dibutuhkan untuk menyerap pendatang baru ke dalam angkatan kerja, tingkat pengurangan pengangguran tampaknya cenderung lambat," kata dia.

Semua mata tertuju juga pada Iran, yang pada Selasa mengatakan bahwa penyebaran militer AS di Teluk adalah "sebuah sumber ketidakamanan," setelah penembakan fatal seorang nelayan India oleh sebuah kapal angkatan laut AS di perairan Dubai.

"Ketika republik Islam mengatakan bahwa kehadiran pasukan asing adalah sumber ketidakamanan, ini adalah contoh sempurna dari apa yang ditentang Iran," juru bicara kementerian luar negeri Ramin Mehmanparast mengatakan.

"Kami menyarankan kekuatan-kekuatan ini untuk menghindari aksi provokatif ... dan kami berharap bahwa insiden tersebut tidak akan terjadi lagi," tambah Mehmanparast.

Seorang nelayan India tewas dan tiga lainnya luka-luka pada Senin ketika kapal angkatan laut AS menembaki kapal mereka di dekat pelabuhan Uni Emirat Arab, Jebel Ali, di perairan tegang Teluk selatan.

Pejabat pertahanan AS mengatakan, kapal nelayan telah mengabaikan peringatan untuk tidak mendekati kapal pengisian bahan bakar USNS Rappahannock dan pelaut di kapal Amerika mengkhawatirkan itu bisa menimbulkan ancaman.

Angkatan Laut AS telah membangun pasukannya di wilayah kaya minyak Teluk, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran atas program nuklirnya yang kontroversial.

Teheran telah memperingatkan pihaknya bisa menutup Selat Hormuz, di selatan Teluk, jika sanksi internasional mulai menggigit, berpotensi mengganggu pengiriman dan pasokan minyak dunia melalui perairan strategis.

Para analis di konsultan energi JBC mengatakan "masih mungkin bahwa insiden seperti itu akan memperkuat posisi mereka di Iran yang memohon untuk bersikap lebih lembut terhadap Barat." (A026)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga