Sabtu, 20 Desember 2014

Perburuan gelap badak kian marak di Afrika Selatan

| 4.269 Views
id perburuan badak, perburuan gelap badak, badak, cula badak
Perburuan gelap badak kian marak di Afrika Selatan
Seekor badak hitam merumput di sebuah suaka margasatwa swasta sekitar 300km dari Durban, Afrika Selatan. (FOTO REUTERS/Rogan Ward)
Cape Town (ANTARA News) - Badak yang diburu secara gelap di Afrika Selatan sejak awal tahun ini sekarang berjumlah 281 ekor, kata Departemen Urusan Lingkungan Hidup, Selasa (17/7).

Taman Nasional Kruger terus menghadapi perburuan badak secara tidak sah, dan kehilangan sebanyak 154 badak akibat tindakan melanggar hukum tersebut, kata departemen itu di dalam satu pernyataan.

Pronvinsi Limpopo, Barat Laut, Mpumalanga dan KwaZulu Natal terus dijadikan sasaran oleh para pemburu gelap, dan kehilangan 110 dari seluruh jumlah badak yang diburu secara gelap sejak awal tahun ini, kata pernyataan tersebut.

Sejauh ini, sebanyak 176 penangkapan telah dilakukan, 153 di antaranya adalah pemburu gelap; 10 penadah atau perantara; enam perantara atau pembeli dan tujuh pengekspor, kata pernyataan itu sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA di Jakarta, Rabu.

Pemerintah memperingatkan jika lonjakan tersebut tak bisa dihentikan, maka jumlah badak yang dibunuh tahun ini akan melampaui jumlahnya tahun lalu. Sebanyak 448 badak diburu secara gelap di seluruh negeri itu pada 2011, 252 di antaranya di Taman Nasional Kruger.

Pemerintah Afrika Selatan telah memohon bantuan masyarakat dalam memerangi perburuan badak secara gelap. Satu saluran telepon khusus telah disiapkan buat masyarakat yang ingin melaporkan peristiwa perburuan badak secara gelap atau memberi keterangan yang bisa menghasilkan penangkapan dan pencegahan pembunuhan secara tidak sah tersebut.

Tuntutan yang meningkat akan cula badak di pasar dunia, Asia khususnya, telah dituding sebagai penyebab terjadinya lonjakan belakangan ini dalam perburuan badak secara gelap di Afrika Selatan.
(C003/A011)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga