Selasa, 21 Oktober 2014

Kejagung tanyai Dubes PNG soal Djoko Tjandra

| 1.720 Views
id djoko tjandra, kasus cessie bank bali, papua nugini, wakil jaksa agung, darmono
Kejagung tanyai Dubes PNG soal Djoko Tjandra
Wakil Jaksa Agung, Darmono. (FOTO ANTARA )
Kita tunggu kepastian, apa pertimbangannya
Jakarta (ANTARA News) - Kejaksaan Agung akan segera menghubungi Duta Besar Indonesia untuk Papua Nugini terkait perubahan status kewarganegaraan buron kasus cessie Bank Bali bernilai Rp546 miliar, Djoko Tjandra, di negara tersebut.

"Saya akan segera menghubungi lagi Dubesnya untuk memberikan kepastian keputusan beralihnya kewarganegaraan Djoko Tjandra," kata Wakil Jaksa Agung yang juga Ketua Tim Pemburu Koruptor, Darmono, di Jakarta, Rabu.

Ia mengemukakan, Dubes nanti akan menjelaskan putusan tentang beralihnya kewarganegaraan Djoko Tjandra tersebut dan apa pertimbangannya.

"Kita tunggu kepastian, apa pertimbangannya," katanya.

Sebelumnya dilaporkan, terpidana kasus cassie Bank Bali sebesar Rp546 miliar, Djoko Tjandra, beralih menjadi Warga Negara Papua Nugini.

Djoko Tjandra termasuk di antara sejumlah warga asing yang minggu lalu diberi akta kewarganegaraan oleh Komite Penasihat Immigrasi dan Kewarganegaraan Papua Nugini.

Djoko Tjandra meninggalkan Indonesia dengan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdanakusumah di Jakarta ke Port Moresby pada 10 Juni 2009, hanya satu hari sebelum Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan keputusan atas perkaranya.

Djoko Tjandra yang kini berstatus buron Kejaksaan Agung adalah terpidana dua tahun perkara cessie Bank Bali.

Selain hukuman badan, mantan Direktur Era Giat Prima itu juga harus membayar denda Rp15 juta serta dana di Bank Bali sebesar Rp546.166.116.369 dirampas untuk negara.

(R021/I007)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga