Jumat, 31 Oktober 2014

Bryant tolak ide batasan umur Olimpiade

| 4.512 Views
id olimpiade, atlet baket as, Kobe Bryant
Jika pemilik kami atau pelatih NBA ingin menghubungi kami dan melihat bagaimana aktivitas kami, mereka dapat dengan mudah datang ke latihan , berbicara dengan staf pelatih - dibandingkan dengan teman-teman,"
Manchester, Inggris (ANTARA News) - Kobe Bryant, anggota tim nasional bola basket AS yang berupaya mempertahankan medali emas mereka, mengecam NBA untuk mempertimbangkan lagi ide batasan usia karena bisa menghalangi banyak pemain bola basket kelas dunia untuk berpartisipasi di Olimpiade mendatang.

Komisaris Liga Basket National (NBA) David Stern mengatakan adanya kemungkinan untuk membatasi usia pemain yaitu 23 tahun ke bawah yang bisa berpartisipasi dalam Olimpiade London pada 27 Juli--12 Agustus 2012.

"Ini adalah ide yang bodoh, bodoh," kata Bryant (33) kepada wartawan, Selasa, menjelang pertandingan persabatan Tim Olimpiade AS melawan Inggris pada Kamis mendatang.

"Ini seharusnya menjadi pilihan (bagi pemain)," katanya menambahkan.

Pemilik tim NBA paham untuk lebih fokus pada kemungkinan cedera atau kelelahan yang dialami para pemain kelas atas ini ketika mereka membela tim nasional selama jeda musim liga.

Tetapi Bryant, juara NBA lima kali bersama Los Angeles Lakers dan anggota tim AS yang meraih emas pada Olimpiade 2008, merasa tidak masalah hanya saja pemain terbaik dunia mungkin tidak bisa berpartisipasi dalam kompetisi internasional.

"Olimpiade adalah ajang kompetisi bagi para atlet terbaik. Ini semua hanya tentang itu, menempatkan atlet terbaik di sana," kata Bryant.

"Dari sudut pandang bola basket, (pembatasan usia) akan mengurangi peserta Olimpiade, tentu saja," kata Bryant.

Fakta tidak adanya partisipasi pemain bintang NBA di Olimpiade, terjadi 20 tahun lalu setelah mereka pertama kali diijinkan untuk bertanding di Barcelona, kembali mendapatkan momentum setelah pemain depan Los Angeles Clippers Blake Griffin cedera selama masa latihan tim Olimpiade AS.

Cedera Griffin yang terjadi minggu lalu dan mewajibkannya melakukan operasi arthroscopic untuk memperbaiki tulang rawan pada lutut kirinya tidak lama setelah penandatanganan kontrak senilai 95 juta dolar AS (sekitar Rp895,3 miliar) antara pemain bintang NBA itu dengan Clippers.

Bryant hanya tersenyum ketika ditanya tanggapannya terkait keinginan pemilik yang ingin melindungi pemain dari cedera selama berpartisipasi dalam kejuaraan di luar NBA.

"Tidak, itu untuk melindungi investasi mereka," kata Bryant.

"Ketika Anda melihat teman-teman yang cedera di sini, mereka mendapatkan perawatan sepanjang waktu. Kami memiliki staf pelatih terbaik dan pelatih profesional yang memantau kami," kata Bryant.

"Jika pemilik kami atau pelatih NBA ingin menghubungi kami dan melihat bagaimana aktivitas kami, mereka dapat dengan mudah datang ke latihan , berbicara dengan staf pelatih - dibandingkan dengan teman-teman yang menghilang selama liburan musim panas dan kembali dengan kelebihan berat badan," katanya menambahkan.

Rekan satu tim Bryant dan sesama pemain bintang NBA Chris Paul mengatakan bahwa keputusan untuk berpartisipasi dalam ajang internasional seharusnya menjadi keputusan pribadi.

Paul (27) meraih medali emas bersama tim AS di Olimpiade 2008 dan menjadikan itu pengalaman terbaiknya selama karir NBA.

"Anda lihat, ketika mereka kembali dari bertanding pada tim seperti ini, mereka masuk dalam musim baru (NBA) dengan kepercayaan diri penuh," kata Paul, "starting point guard" pada klub NBA Clippers.

"Ini lebih baik ketimbang berada di rumah. Anda dapat bermain melawan pemain terbaik di dunia," kata Paul.

(Uu.Galuh/A016)

(Uu.SYS/A/A016/C/A016) 18-07-2012 15:45:49

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga