Senin, 22 September 2014

Harvey Malaiholo prihatin musisi besar tak dikenali

Rabu, 18 Juli 2012 17:48 WIB | 3.319 Views
Harvey Malaiholo prihatin musisi besar tak dikenali
Penyanyi Harvey Malaiholo. (FOTO ANTARA/R. Rekotomo)
Jakarta (ANTARA News) - Penyanyi terkenal Harvey Malaiholo merasa prihatin ketika dirinya mengetahui bahwa musisi-musisi besar yang dulu berjaya di tanah air ternyata tak dikenali oleh generasi muda saat ini.

"Saya pernah tanya ke beberapa anak muda, dan ternyata mereka tidak tahu siapa itu Bing Slamet, Sam Samiun, Pranajaya, Bram Titaley," katanya kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.

Jawara Bintang Radio dan Televisi era 1980-an itu mengatakan hal tersebut terkait rencana Pergelaran Multimedia Tembang Harmoni pada September 2012.

Selain Harvey, acara itu akan menampilkan artis dan musisi ternama Indonesia lintas generasi, mulai dari Renny Djajoesman, Yockie Suryo Prayogo, Fariz Rustam Munaf, Addie MS, Dwiki Dharmawan, Andi/rif, Rio Febrian hingga Joy Tobing.

Menurut Harvey, eksistensi musisi dan artis nasional akan lenyap begitu saja jika mereka tidak diberi ruang gerak untuk tetap bisa berkiprah di dunianya.

"Karena itu konser seperti Tembang Harmoni ini saya nilai sangat positif. Kalau tidak, kita semua (artis penyanyi dan musisi) akan terlupakan," katanya.

Pergelaran Multimedia Tembang Harmoni akan digelar di Hall 02 Convention Jakarta International Expo - Kemayoran tanggal 11 dan 12 September 2012, menyuguhkan lagu-lagu karya Koes Plus, Gombloh, Eros Djarot, Yockie Suryo Prayogo, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Harvey sendiri mengaku hanya akan membawakan satu buah lagu, yakni Harmoni Yang Indah ciptaan SBY.

Lagu tersebut, katanya, sangat cocok dengan tema kemanusiaan, persaudaraan dan persatuan yang diusung para penggagas konser tersebut.

"Pak SBY menciptakan lagu ini setelah beliau melihat aksi bakar diri yang dilakukan seseorang di situs `9/11` di Kota New York (Amerika Serikat), dan teringat kasus-kasus radikalisme yang melanda Indonesia saat itu. Beliau berfikir betapa persaudaraan, hidup rukun dan harmonis itu sangat penting ditanamkan dalam sanubari setiap insan manusia," katanya. ***3***

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga