Sabtu, 25 Oktober 2014

KBRI Damaskus aman kendati krisis kian membara

| 2.564 Views
id krisis suriah, kbri di dmaskus aman, Dody Dwiwanto Ansar,
Insyaallah` KBRI Damaskus aman. Pak Dubes dan semua staf KBRI masih bekerja seperti biasa,"
Kairo (ANTARA News) - Kepala Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Damaskus, Dody Dwiwanto Ansar, menyatakan kendati ada kemelut di Suriah, kegiatan KBRI masih seperti biasa.

"`Insyaallah` KBRI Damaskus aman. Pak Dubes dan semua staf KBRI masih bekerja seperti biasa," kata Dody Dwiwanto, yang dihubungi ANTARA dari Kairo, Mesir, pada Rabu.

Dody dihubungi terkait dengan keamanan di Damaskus, ibu kota Suriah, yang semakin genting menyusul kematian Menteri Pertahanan Suriah Daoud Rajha akibat ledakan bom bunuh diri pada Rabu.

Televisi Pemerintah Suriah melaporkan, Rajhat tewas bersama beberapa pejabat tinggi negara itu, termasuk Assaf Shaukat, Wakil Menteri Pertahanan, yang juga ipar Presiden Bashar Assad, saat melakukan pertemuan dengan beberapa menteri setempat.

Televisi tersebut tidak merinci ledakan dan korban jiwa itu, namun mengungkapkan, Menteri Dalam Negeri Mohammad Ibrahim Al Shaar juga tewas, sementara Kepala Intelijen Hisham Bekhtyar luka.

Jaringan televisi kawasan Al Jadeed melaporkan dari Damaskus, memperlihatkan kebakaran hebat terjadi di beberapa titik di kota Damaskus, termasuk di kawasan dekat Istana Presiden.

Dodi menjelaskan, sejauh ini, pengungsian warga negara Indonesia (WNI) telah dilakukan atas 1.000 orang sejak beberapa bulan lalu.

"Sekitar seribu WNI telah dievakuasi ke Indonesia. Dalam beberapa hari mendatang akan ada evakuasi lagi," katanya.

Disebutkannya, masih sekitar 160 orang WNI dalam proses evakuasi.

Dody mengakui KBRI sulit melacak WNI pembantu rumah tangga (TKW) di beberapa daerah setempat.

"Kendati demikian, KBRI terus melacak keberadaan WNI tersebut lewat agen tenaga kerja setempat," katanya.
(M043/B002)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga