Sabtu, 26 Juli 2014

Pemerintah harus dukung masa depan atlet

Rabu, 18 Juli 2012 21:07 WIB | 2.835 Views
Pemerintah harus dukung masa depan atlet
Pelepasan Kontingen Olimpiade Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono memberikan salam kepada sejumlah atlet saat acara pelepasan Kontingen Atlet Indonesia untuk Olimpiade London 2012, di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/7). Kontingen Olimpiade Indonesia terdiri dari 21 atlet dari tujuh cabang olahraga yaitu angkat besi, anggar, atletik, bulutangkis, menembak, panahan, dan renang. (FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo)
Jakarta (ANTARA News) - Pebulu tangkis Candra Wijaya mengemukakan pemerintah harus mendukung masa depan atlet.

"Dukungan dari pemerintah penting, misalnya jaminan masa depan atlet, jadi bukan hanya uang," kata Candra saat acara bincang-bincang "Merah Putih" yang merupakan kerja sama TVRI, RRI dan LKBN ANTARA dan tayang setiap Rabu malam.

Candra mengusulkan penghargaan kepada atlet yang sudah memberikan kontribusi luar biasa bisa juga dengan kembali memberdayakan mereka.

Dia mengemukakan pihak swasta sudah memberikan kontribusi bagi atlet yang berprestasi dan pemerintah seharusnya mengimbangi dengan menyediakan jaminan hidup bagi para atlet tersebut.

Candra mencontohkan ketika dia dan Tony Gunawan meraih medali emas bulu tangkis ganda putra di Olimpiade Sydney 2000, satu perusahaan swasta memberi mereka masing-masing uang tunai rp1miliar.

"Tapi saya harus menyerahkan 15 persen hadiah itu ke negara sebagai pajak," kata Candra.

(A038)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga