Kamis, 18 September 2014

PDAM belajar kurangi kehilangan air ke Jepang

Rabu, 18 Juli 2012 22:50 WIB | 2.771 Views
PDAM belajar kurangi kehilangan air ke Jepang
Ilustrasi. Instalasi air minum pada PDAM Tirta Musi, Palembang. (istimewa)

Banjarmasin (ANTARA News)- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, belajar mengenai pengurangan kehilangan air ke Jepang.

"Kita belajar ke sebuah perusahaan air di Jepang mengenai penanganan kehilangan air tersebut," kata Direktur Utama PDAM Bandarmasih, Ir Muslih kepada pers di Banjarmasin, Rabu.

"PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin perlu belajar ke Jepang karena di perusahaan air di Jepang tingkat kehilangan airnya hanya tiga persen, sementara di PDAM Bandarmasih tercatat 26 persen," katanya.

Yang paling mampu menekan tingkat kehilangan air tersebut adalah bagaimana agar tidak terjadi pencurian air, tambahnya.

Selama di Jepang, tambahnya ia bersama 17 direktur PDAM yang lain di Tanah Air juga belajar mengenai pengelolaan perusahaan air bersih yang baik, karena di sana air keran sudah bisa langsung diminum karena benar-benar bersih.

17 Direktur PDAM di Tanah Air tersebut berada di negara matahari tersebut minggu lalu, atas undangan "JWWA" sebuah organisasi semacam asosiasi perusahaan air minum di sana.

Dari sekian pengetahuan mengenai pengelolaan air di Jepang ada yang menarik seandainya diterapkan di negara Indonesia, dimana di Jepang pengolahan air bersih lebih besar peran dari pemerintah.

Artinya, semua investasi untuk sarana dan prasarana air bersih dikeluarkan oleh pemerintah, kemudian setelah sarananya berdiri baru diserahkan ke sebuah lembaga semacam perusahaan air minum untuk mengelolanya.

Selain itu pemerintah Jepang begitu peduli melestarikan daerah resapan air sebagai kawasan sumber bahan baku air bersih, walau air baku di sana juga diambil dari Sungai tetapi sungai tetap terpelihara dengan baik.

"Kami selama di sana benar-benar seperti orang bersekolah," katanya seraya menyebutkan seakan tak ada waktu untuk berjalan-jalan untuk lebih mengetahui negara tersebut.

(H005/D009)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga