Minggu, 26 Oktober 2014

Cuaca buruk, hilal tidak terlihat di Lampung

| 2.326 Views
id hilal, awal ramadhan, lampung, cuaca buruk
Cuaca buruk, hilal tidak terlihat di Lampung
Ilustrasi (ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)
awan tebal dan air permukaan laut yang tinggi
Bandarlampung (ANTARA News) - Tim peneropong rukiah hilal di Lampung tidak dapat melihat hilal karena kendala cuaca buruk.

"Kami tidak melihat hilal karena awan tebal dan air permukaan laut yang tinggi," kata Ketua Tim Peneropong Rukiah Hilal di Bukit Gemulay, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan Aceng Djuanda, saat dikonfirmasi di Bandarlampung, Kamis.

Hal sama pun disampaikan tim yang melakukan peneropongan di Gunung Lemong, Krui, Lampung Barat Kadarusman mengatakan bahwa timnya tidak dapat melihat hilal karena kondisi hujan lebat dan kabut tebal.

Sementara alat yang dipergunaan dua tim yang terdiri atas 15 orang itu menggunakan alat tedeloid dan teropong untuk melihat hilal.

"Hasil observasi ini, sudah kami sampaikan pada tim pengumpul hasil pengamatan rukyat di Jakarta. Nantinya, hasil temuan itu akan disampaikan dan dirapatkan dalam sidang isbat yang mana sidang itu menentukan apakah besok pemerintah akan memutuskan untuk melaksanakan ibadah puasa atau lusa," ujar Kadarusman.

Sementara itu, sebagian umat Islam di Bandarlampung malam ini tetap menggelar ibadah salat tarawih. Mereka melaksanakan ibadah tersebut karena meyakini jatuhnya 1 Ramadan 1433 Hijriah bertepatan dengan tanggal 20 Juli 2012. Keyakinan tersebut berdasarkan hitungan kabisat yang telah diumumkan oleh ormas Muhammadiyah.
(ANT-316)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga