Senin, 1 September 2014

Nurul Arifin: pernyataan SBY sekedar peringatan

Jumat, 20 Juli 2012 10:18 WIB | 3.053 Views
Nurul Arifin: pernyataan SBY sekedar peringatan
Nurul Arifin (ANTARA/Puspa Perwitasari)
Jakarta (ANTARA News) - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan pernyataan  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada  menteri yang tidak bisa membagi waktu kerja sebagai pengurus parpol  merupakan  peringatan.

"Pernyataan itu hanya bentuk peringatan saja. Namun pastinya Pak SBY tidak sedramatis itu," kata Nurul di Jakarta, Jumat.

Anggota Komisi II DPR RI itu juga menilai, pernyataan Presiden SBY tidak serius untuk memberikan sanksi kepada pembantunya.

"Tidak mungkin jika dengan serius meminta mundur. SBY, saya kira tidak sependek itu cara berpikirnya," kata Nurul.

Lebih lanjut Nurul mengatakan  Presiden SBY menjaga keseimbangan antara kerja pemerintah dan kerja partai.

"Menurut saya itu sih pernyataannya tidak seekstrem itu. Pastinya Presiden ingin ada keseimbangan kinerja untuk pemerintahan di samping kerja untuk partainya juga," ujar dia.

Presiden menurut Nurul juga tentunya memperhatikan koalisi yang ada selama ini. "Kerja koalisi kan belum selesai atau bahkan tidak akan pernah selesai karena masih bisa berkesinambungan di periode berikut," kata mantan aktris dan model itu.

(Zul)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga