Minggu, 21 Desember 2014

Wall Street akhiri kenaikan beruntun tiga hari

| 3.997 Views
id bursa wall street, harga saham, pasar modal
Wall Street akhiri kenaikan beruntun tiga hari
Ilustrasi. (FOTO ANTARA/REUTERS/Yuriko Nakao/djo/11)
New York (ANTARA News) - Wall Street berakhir jatuh pada Jumat (Sabtu pagi WIB), menghentikan kenaikan beruntun tiga hari karena kekhawatiran baru tentang Spanyol setelah biaya pinjamannya melonjak ke zona bahaya.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup pada 12.822,57, turun 120,79 poin, atau 0,93 persen, dari penutupan Kamis.

S&P 500 menyusut 13,85 poin (1,01 persen) menjadi 1.362,66, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq merosot 40,60 poin (1,37 persen) menjadi 2.925,30.

"Kekhawatiran ekonomi, perbankan, dan utang negara Spanyol menghalangi sentimen," kata analis Charles Schwab & Co.

Suku bunga obligasi acuan 10-tahun Spanyol yang kesulitan melompat di atas 7,0 persen, dianggap sebagai tingkat yang tidak berkelanjutan, yang mendorong Yunani, Irlandia dan Portugal mencari penyelamatan internasional.

Perekonomian terbesar keempat blok itu diperkirakan akan tetap dalam resesi pada 2013 dan salah satu pemerintah daerahnya, Valencia, meminta bailout.

Kekhawatiran utang zona euro membayangi beberapa laporan laba positif AS, para analis Schwab mengatakan.

Saham Wall Street dibuka lebih rendah dan tinggal di sana sepanjang hari. Tidak ada indikator ekonomi AS.

Saham-saham finansial turun tajam. Anggota Dow, Bank of America turun 2,5 persen, Citigroup merosot 2,8 persen, dan Morgan Stanley tergelincir 3,4 persen.

Hewlett-Packard turun 2,5 persen, sama dengan Bank of America sebagai anggota Dow dengan penurunan terbesar.

GE adalah salah satu dari tiga pencetak kenaikan pada kelompok 30 saham Dow, naik 0,3 persen. Konglomerat besar, dianggap sebagai indikator arah pergerakan ekonomi global, mengatakan pihaknya dalam jalur untuk pertumbuhan laba dua digit tahun ini.

Sesama komponen Dow, Microsoft turun 1,80 persen setelah mencatat hasil yang mengalahkan prakiraan, meskipun merupakan kerugian kuartalan pertamanya.

Xerox kehilangan 1,9 persen setelah melaporkan laba kuartal kedua sejalan dengan estimasi dan menurunkan estimasi setahun penuh.

Google melaporkan lonjakan laba kuartalan didukung peningkatan pendapatan iklan online, mengalahkan ekspektasi di Wall Street. Raksasa pencarian online itu naik hampir 3,0 persen di Nasdaq.

Pada Kamis, saham AS mencetak keuntungan untuk ketiga hari berturut-turut karena investor melihat data ekonomi terakhir mengecewakan ke laporan positif laba perusahaan.

Indeks Dow dan S&P 500 masing-masing naik 0,3 persen dan Nasdaq bertambah 0,8 persen.

Harga obligasi naik. Imbal hasil Treasury 10-tahun turun menjadi 1,46 persen dari 1,51 persen pada Kamis, sementara pada obligasi 30-tahun turun menjadi 2,55 persen dari 2,58 persen.

Harga dan imbal hasil obligasi bergerak dalam arah berlawanan, demikian AFP melaporkan.

(SYS/A026)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2012

Komentar Pembaca
Baca Juga